Showing posts with label Inspirasiku. Show all posts
Showing posts with label Inspirasiku. Show all posts

Monday, 28 October 2013

Sumpah Pemuda: Dari Pemuda Untuk Para Pemuda

Sumpah Pemuda??, Cumpah miapah??

Roy : Rin kamu tahu 28 Oktober ini hari apa??
Rini : Ya hari senin lah, masa gitu aja gak tau, nggak punya tanggalan yah?
Roy : Maksud aku ada peringatan hari apa??
Rini : Mene ketehe' (mana aku tahu) kucing lu ulang tahun kali
Roy: Ya saalaam, kamu masa nggak tahu, ini kan Hari SUMPAH PEMUDA..!!!!
Rini : Haaah..??? Cumpah Miapah, Ciyus loh??
Roy : Bukan "Cumpah Miapah tapi Sumpah Pemuda

Percakapan di atas hanyalah sedikit gambaran kecil betapa makna SUMPAH PEMUDA kini telah mulai memudar, khususnya dikalangan para "Pemuda" sendiri. Terlepas dari benar-benar terjadi atau tidaknya percakapan seperti itu di dunia nyata, tapi kurang lebih seperti itulah gaya percakapan para pemuda masa kini yang lebih  enjoy menggunakan bahasa gaul dan bahasa Vicky-nisasi. Kadang memang timbul pertanyaan 

"apakah makna sumpah pemuda masih relevan di masa kini, disaat bahasa Inggris ala Vicky-nisasi mulai menjadi hal yang lumrah di Negeri ini??"

Ironis. Satu kata yang menurutku paling tepat untuk menggambarkan betapa kecilnya pengaruh Sumpah Pemuda bagi pemuda jaman sekarang. Rasa Nasionalisme yang mulai terkikis. Ketidakpedulian kepada bangsa dan tanah air. Dan yang lebih menyedihkan banyak pemuda yang berkiblat pada luar negeri. Mulai dari gaya berpakaian, aliran musik, hingga cara berperilaku pemuda saat ini sarat muatan asing.

Teringat sebuah Quote dari seorang mantan Presiden kita yang sungguh luar biasa, Sang Proklamator negeri ini yang pernah berkata:

"Beri aku seribu orang tua maka akan aku cabut Semeru dari akarnya,
Tapi beri aku sepuluh pemuda maka akan aku goncangkan dunia..!!"

Tapi menurutku tak banyak lagi pemuda yang bangga pernah memiliki pemimpin negeri seperti beliau. Bahkan mungkin tak banyak lagi pemuda yang mengidolakan beliau. Padahal Bung Karno yakin pemuda itu adalah masa depan bangsa yang dapat membuat bangsa ini terbang lakasana Garuda di langit dunia Internasional. Tapi justru apa yang kita lihat saat ini sangat menyedihkan. 

Tuesday, 22 October 2013

Royal Wedding Keraton Yogyakarta

Siapa yang tidak kenal dengan kota Yogyakarta, atau masyarakat jawa sering menyebutnya dengan kata Ngayogjokarto Hadiningrat. Kota yang sarat dengan nilai budaya yang luhur serta satu-satunya propinsi di Indonesia yang mendapatkan gelar "istimewa". Bukan hanya karena kota ini memegang teguh budayanya tetapi juga kota ini penuh sejarah bagi negeri ini sehingga layak dan patut dijadikan daerah istimewa.


Dua hari ini Keraton Yogyakarta sedang mengadakan perhelatan akbar, yaitu Pernikahan Agung (Royal Wedding) putri Keraton. Pernikahan agung Keraton Yogyakarta kali ini antara Gusti Kanjeng Ratu Hayu dan Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro, yang merupakan pernikahan terakhir putri Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X. Karena itu, pernikahan ini digelar lebih megah, dengan jumlah tamu lebih banyak serta perayaan yang lebih meriah.

Kebetulan dua hari ini aku dapat ikut menyaksiakan perhelatan agung tersebut. Meski hanya lewat layar kaca, tapi suasana kemeriahan dan kesakralan Pernikahan Agung Keraton Yogyakarta ini begitu terasa. Yang ingin aku bagi disini adalah tentang bagaiman kota Jogja begitu memegang teguh yang namanya kebudayan luhur. Terlihat dari begitu panjangnya prosesi pernikahan putri terakhir dari Sri Sultan Hamengku Buwono X ini.

Sebagai bagian dari warisan budaya, beberapa prosesi adat dalam pernikahan ini dipertahankan. Prosesi pernikahan agung ini bahkan memiliki 12 tahapan. Bagaimana prosesnya, berlangsung? Berikut tahapan prosesinya yang sudah dilangsungkan sejak 13 Oktober 2013. 

Sunday, 20 October 2013

Di Atas Langit Nusantara

Hari ini aku berdiri di atas bumi, tapi begitu dekat dengan langit..
Begitu dekat dengan Sang Pencipta, begitu dekat dengan angkasa Nusantara..
INDONESIA


Mungkin bagi sebagian pendaki, "puncak gunung" adalah sebuah obsesi, atau  mungkin adalah tempat yang harus dicapai jika melakukan perjalanan pendakian.. Tapi bagiku tidak. Bagiku puncak adalah sebuah harapan dan impian, sebuah singgasana mimpi dimana engkau dapat merasakan betapa kecilnya dirimu di mata Sang Pencipta..

Sebuah tempat dimana engkau dapat meneriakkan jutaan rasa, rasa syukur, rasa bahagia, dan rasa cinta.. Sebuah tempat dimana dirimu akan merasa betapa indah dan kaya nya negeri yang kau pijak. Sebuah tempat dimana kita dapat merasa bangga dapat berdiri di atas tanah air INDONESIA

Wednesday, 16 October 2013

''KENAPA SAYA TIDAK DIPERKOSA ?''

Kisah Nyata ini terjadi di USA ...

 Ia tentang serang Wanita dari Malaysia yang bekerja di USA. Dia berjilbab & memiliki Akhlak yang bagus, suka membaca Ayat Kursi.

Suatu malam perempuan ini dalam perjalanan pulang kerumah dari tempat kerjanya. Kebetulan dia mengambil jalan pintas untuk pulang. Jalan yang dilalui pula agak sunyi, tidak banyak orang yang melalui jalan itu.

karena hari sudah lewat malam, berjalan dijalan yang agak gelap membuat dia agak gelisah & takut. Lebih - lebih lagi dia berjalan sendirian.

Tiba-tiba dia melihat ada seorang laki-laki (kulit putih Amerika) bersandar didinding tepi lorong itu. Wanita tersebut sudah mulai takut, cemas, & gelisah. yang bisa dilakukannya waktu itu adalah berdo'a kepada Allah swt memohon keselamatan atas dirinya. Dia baca ayat kursi dengan penuh pengharapan agar Allah swt membantu dia saat itu.

Waktu dia melewati tempat lelaki itu bersandar,dia sempat menoleh & dapat melihat muka lelaki itu. Nasib baik diperolehnya, lelaki itu tidak berbuat sesuatu & perempuan ini selamat sampai kerumahnya.

Keesokan paginya, wanita ini membaca surat kabar yang memberitakan seorang perempuan diperkosa oleh seorang laki-laki yang tidak dikenalnya dideket lorong yang dia lalui semalam hanya 10 menit setelah dia melintasi lorong tersebut. Muslimah ini yakin benar lelaki bule yang dia lihat semalam adalah pelakunya.

Atas rasa tanggung jawab, dia terus kekantor polisi & membuat laporan. Wanita ini dapat mengenali pelakunya, polisi dapat bukti bahwa lelaki tersebut adalah pemerkosa yang dicari.

Tapi perempuan ini heran juga kenapa lelaki tadi tidak menjadikan dia mangsa ketika dia melalui lorong tersebut padahal dia sendirian ketika itu, wanita ini meminta kebenaran kepada pegawai polisi yang bertugas untuk bertanya sedikit kepada sipemerkosa tadi,polisi memberi izin kepadanya untuk bertanya kepada sipemerkosa.

Tanya perempuan : ''why dont 't you do anything to me on that night even though you know that I'm alone ?'' (kenapa anda tidak melalukan apa - apa terhadap saya malam itu walaupun anda tahu saya seorang saja disana)

Pemerkosa itu menjawab : ''No,you are not anole,that night I saw two young man walking with you. One your right side and the other one was by your left. If you werw alone of course you will be my victim.'' (tidak, kamu bukan sendiri malam itu saya tampak ada 2 orang lelaki berjalan dengan kamu. Seorang sebelah kanan & seorang lagi sebelah kiri kamu. Kalaulah kamu seorang diri malam itu, sudah pasti kamu jadi mangsa saya.''

Wanita ini merasa terkejut, mendengar penjelasan sipemerkosa. Dia bersyukur kehadirat Allah swt karena dirinya masih dipelihara, mungkin juga berkat ayat kursi yang dia baca malam itu.

''..Barangsiapa membaca ayat kursi apabila berbaring ditempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang malaikat memeliharanya hingga subuh. Barangsiapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam ksempitan, Niscaya Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya.'' [Dari Abdullah Bin 'Amr r.a]


Sebuah kisah nyata yg sangat menarik pada pandangan saya.. Semoga kita semua mendapat pelajaran & ilmu yang bermanfaat.. Sebagai hamba kita seharusnya percaya dengan kemampuan senjata orang Mu'min yaitu : Do'a

Waktu Hujan Turun


Tak ada waktu tuk menjelaskan, Tak sangka ini kan datang
Tiap liku berbagi hidup, Sejenak melepas lelah
Kau tinggalkan diriku

Waktu hujan turun, di sudut gelap mataku
Begitu derasnya, kan ku coba bertahan

Ingat kembali yang terjadi, Tiap langkah yang kita pilih
Meski terkadang perih, Harapan untuk yang terbaik
Sekeras karang kita coba, Tetap kau tinggal diriku

Waktu hujan turun, di sudut gelap mataku
Begitu derasnya, kan ku coba bertahan
Waktu hujan turun, di sudut gelap mataku
Begitu derasnya, kan ku coba bertahan

Tak akan ku halangi, walau ku tak ingin kau pergi
Kan ku bangun rumah ini
Walau tanpa dirimu
Walau tanpa dirimu

Waktu hujan turun, di sudut gelap mataku
Begitu derasnya, kan ku coba bertahan
Bertahan

~~ Hujan Turun - Sheila on 7 ~~

Sungguh teramat indah setiap nikmat dari Nya,,
Meskipun sederhana,, hanya sebuah senja yang bersahaja,,
itu cukuplah memberi arti bagi setiap hamba
yang yang senantiasa rindu akan cinta Nya..

hembusan angin menyambut malam yang dingin pun perlahan merasuk menyejukkan hati..
dan sepenggal syair lagu dari musisi masa kecilku berikan arti tak terperi di ujung hari ini..

tak pandai bibir ini mengucap syair indah..
tak pandai tangan ini menggurat bait-bait nan syahdu..
hanya rasa syukur atas nikmat Nya yang bisa terucap..
Dan pucuk daun yang basah pun menjadi saksi atas nikmat yang cukup lama kutunggu..

Hujan....:)

Sunday, 13 October 2013

Garuda "Muda" di Dadaku

Assalamulaikum..



Aku mau tanya pada sahabat EPICENTRUM semuanya..


Kapan kalian terakhir kali bangga sama Indonesia??


Mungkin banyak dari  kita yeng berfikir cukup lama untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut. Atau sekedar mngingat kapan Indonesia Juara dalam event resmi. Aku sendiri pun hampir lupa kapan aku bisa merasakan euforia kebahagiaan dan kebanggan terhadap Indonesia (khususnya prestasi dalam dunia olah raga). Sekilas yang aku sempat ingat adalah saat tahun 2002 Indonesia berhasil meraih piala Thomas (Thomas Cup) dalam salah satu ajang paling bergengsi di dunia bulu tangkis. 

Pada saat itu Indonesia berhasil menang dengan sangat dramatis 3-2 atas negeri jiran Malaysia, dimana saat pertandingan menyisakan satu tunggal putra, dengan poin sementara 2-2, Hendrawan (yang saat itu menjadi tunggal terakhir Indonesia) berhasil mengakhiri perlawanan  Roslin Hasyim melaui pertandingan yang sangat dramatis, dan menjadi "pahlawan" Thomas Cup bagi Indonesia.

Saat itu aku masih duduk di kelas 6 SD, tapi entah bagamana aku bisa merasakan kebahagiaan dan kebanggaan saat Indonesoa berhasil menjuarai Thomas Cup tahun 2002. Namun sayang seribu kali sayang, hingga saat ini kejayaan bulu tangkis Indonesia masih belum dapat kembali seperti pada masa-masa itu. Saat dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang paling di takuti dalam cabang Bulu Tangkis

Dari ajang Sepak bola??

Monday, 16 September 2013

Cinta dalam Gelas

my second short story
writen by: Rizki Pradana
Awan mendung diiringi rintik hujan masih terus mebasahi kota Jogja siang itu. Dengan langkah sedikit gontai aku menuju ruang sidang sarjana yang berada di lantai dua kampusku. Dua jam lebih aku menunggu kedatangan Annisa. Minggu sebelumnya dia berjanji akan menemaniku menghadapi sidang tugas akhir skripsi, tapi hingga waktu sidang tiba dia tak kunjung datang.

Sudah hampir satu tahun kami berdua saling mengungkapkan rasa cinta yang ada di dalam hati kami masing-masing dan berncana untuk langsung menikah ketika kami lulus kuliah. Bahkan kami sudah saling mengenalkan orang tua kami masing-masing sebagai bentuk keseriusan hubungan kami.

Kami berdua memang berbeda fakultas. Tidak ada yang istimewa dari perjumpaan pertama kami. Nyaris klise, kami bertemu pertama kali pada saat sedang menjalani KKN (Kuliah Kerja Nyata) di desa yang sama dua tahun yang lalu. Tentu saja awalnya kami professional menjalankan tugas dan program kerja KKN kami, tapi perlahan tumbuh perasaan yang tidak biasa.

Dimulai dari kekagumanku akan pola pikirnya, penampilannya yang selalu anggun dengan jilbab yang tak pernah digulung-gulung, caranya bertutur kata, hingga cara dia dalam bersikap sehari-hari, membuatku semakin tertarik dan mengharapkannya bisa menjadi pendamping hidupku kelak.

Thursday, 12 September 2013

Lembah Kasih

Writen by Rizki Prdana


Hembuasan angin yang bertiup pelan dari puncak Pangrango, menggoyangkan pucuk-pucuk bunga eidelweis yang mulai mengering. Mentari pun sudah kembali ke peraduan, dan sang purnama telah menampakkan diri meski nampak malu-malu di balik awan. Kabut tipis pun turun perlahan, menyelimuti hutan-hutan di sekitar lembah Mandalawangi.

Seperti biasa selepas sholat maghrib di dalam tenda, aku pun keluar menatap jutaan bintang yang membentang di atas langit malam. Begitu tenang suasana lembah Mandalawangi malam itu, Cahaya purnama melengkapi suasana syahdu di lembah Mandalawangi. Hanya ada tiga tenda yang berdiri disana hari itu. Perlahan ku putar sebuah lagu Cahaya Bulan yang diiringi sebuah puisi dari mendiang Soe Hok Gie, Sebuah Tanya.

Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
           

Saturday, 24 August 2013

Mengenang Kepergian Soe Hok Gie & Idhan Lubis

Assalamulaikum

apa kabar kawan EPICENTRUM sekalian..
Aku mau bebagi sedikit artikel nih,,gak sengaja lagi jalan-jalan di dunia maya sekalain blog walking sambil nyari info tentang SOE HOK GIE nemuin artikel ini.


Aku memang salah satu pengagum tokoh mahasiswa yang satu ini, selain dia orang idealis dan tidak mau menyerah pada kemunafikkan, kecintaannya akan alam Indonesia yang menjadikannya salah satu pendiri MAPALA UI membuatku banyak terinspirasi akan gerakan-gerakannya..

Tetapi mungkin memang Yang Maha Kuasa berkehendak lain, seorang Idealis dan kritikus ulung ini tutup usia di pelukan bumi pertiwi di puncak tertinggi Jawa, bersama seorang sahabatnya Idhan Lubis saat sedang melakukan pendakian ke puncak Mahameru.

Tak banyak yang tahu memang kronologis kematiannya, bahkan banyak yang berspekulasi bahwa dia korban dari konspirasi politik, tapi aku percaya kalau memang kematiannya sudah takdir Yang di Atas, dan Gas Beracun Semeru lah yang mengantarkan dirinya dan Idhan kembali ke alam baqa.

Dan artikel ini akan sedikit menceritakan tentang akhir hidup seorang Idealis sekaligus sang Pencinta Alam ini.

Monday, 29 April 2013

Rejeki, Jodoh dan Mati urusan Allah


Assalamulaikum..
Sahabat…

Akhirnya setelah 2 bulan Vacum,,aku bisa posting lg..
Kali ini mau bagi-bagi sedikit ilmu agama (bukan berarti aku udah pinter lho)..
tapi kan Rosul memerintahkan kita "sampaikanlah walau hanya satu ayat",,atas dasar itu aku coba berbagi sedikit yang kau pahami ini.

Langsung aja deh..
kita sering kali mendengar kata-kata ini : 

“ Rejeki, Jodoh dan mati adalah urusan Allah”.

Dan semua terserah Allah yg memutuskan hal-hal tersebut, seberapa kuatnya kita berusaha mengubah atau berlari darinya.

Tapi ada yang menurutku menarik.dan kalau boleh sebagai seorang dengan keilmuan dan kecerdasan yang sangat rendah ini ingin berbagi pemikiran sendiri (mudah-mudahan bukan pemikiran sesat)


Thursday, 11 October 2012

5 cm dan Sebuah Impian


Assalamualaikum
Novel 5 cm
Para pembaca setia Epicentrum,,siapa yang gak kenal dengan novel “5 cm” karya bang Donny Dhirgantoro??,,pastu udah gak asing lagi di telinga para penggiat sastra dan novel Indonesia,,karena novel ini pernah menjadi best seller dan saat ini sedang dalam proses untuk di film-kan.

Kurang lebih 5 tahun yang lalu aku meminjam novel yang luar biasa menarik ini dari seorang temanku di SMA,,awalnya aneh melihat judulnya,dan gak kebayang apa isinya,,karena covernya cuman item terkesan mistik dan ada tuliasan “5cm” (aku pikir itu suplemen matematika SMA,hehe)

Karena pada waktu itu masih gandrung-gandrungnya baca novel,,ya langsung aku embat aja tuh novel biarpun aneh yang penting ada bacaan (asal tau aja pada waktu itu aku lebih pilih baca novel daripada buku pelajaran,hehehe)..dari lembar ke lembar ku baca dan ternyata makin lama makin menarik aja tuh novel,,dan akhirnya gak sampai sehari novel itu selesai aku khatamkan..

tapi meski hanya sekali saja aku membaca novel ini, seolah ceritanya terbawa terus hingga saat ini benar- benar luar biasa..dari novel ini aku belajar Bagamana arti dari sebuah persahabatan,lalu bagamana suatu impian kita capai,hingga bagamana kita bisa memotivasi diri kita sendiri dengan segala macam cara.

Yap…sebuah novel yang menarik dan sarat petualangan serta arti dari persahabatan,,novel yang menceritakan tentang persahabatan 5 orang anak manusia yaitu Zafran, Riani, Arial, Genta, dan Ian. Mereka memiliki mimpi masing-masing namun meskipun berbeda mereka mampu membuktikan bahwa perbedaan itu mampu menyatukan mereka.

Setelah 7 tahun bersama, sebuah perasaan jenuh muncul dalam benak mereka masing-masing dan muncullah sebuah ide untuk mengusir rasa jenuh itu. Meskipun sebelumnya Riani merasa berat melakukannya, akhirnya mereka sepakat untuk tidak berkomunikasi dan tidak bertemu selama 3 bulan.

Thursday, 6 September 2012

Tentang "Sebuah Tanya"

"Sebuah Tanya"

Akhirnya semua akan tiba
Pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

Wednesday, 30 May 2012

Beli HP pakai Keringet Sendiri

assalamualaikum..

apa kabar teman-teman Epicentrum sekalian..:)
semoga sehat selalu dalam dalam lindungan Allah..:)

wah pasti bingung ya baca judulnya,,atau mungkin malah udah pada tau kira-kira apa yang mau aku posting dengan membaca judul diatas?

sebelumnya tanpa mengurangi rasa hormat,,postingan ini bukan untuk bermaksud untuk pamer atau apa lho,,tapi ini murni bentuk rasa syukur aku dan rasa ingin berbagi pengalaman dengan temen-temen sekalian,, siapa tau dari kalain ada yang termotivasi untuk dapat berkarya lebih dengan apa yang kalian bisa..

nah maksud judul diatas itu bukan aku menukar keringat aku dengan HP lho (lagian siapa juga yang mau barter HP sama keringat,hehe),,atau bukan juga aku bikin alat pengkonversi keringat menjadi uang,hehe..

sebenernya postigan ini menyambung dari postingan aku sebelumnya yang judulnya Pengalaman Jadi  bener aku Asisten dalam Pelatihan Fotografi..

Thursday, 17 May 2012

Pit-stop Kehidupan

Pit-stop
Sekali waktu tontonlah sampai tuntas adu balap mobil Formula Satu di televisi. Semua pembalap berlomba memenangkan pertandingan, memacu mobil sekencang-kencangnya. Ternyata, hal terpenting dalam strategi untuk memenangkan perlombaan adalah pit-stop, masuk ke jalur atau kawasan dimana mobil akan disegarkan kembali. Ditambah bahan bakarnya dan diganti bannya bila perlu. Di pit-stop pula biasanya strategi balap diatur. Setahu saya belum pernah ada juara lomba formula satu yang tidak melakukan pit-stop.

Apabila ingin memenangkan perlombaan dalam kehidupan, Anda juga harus melakukan pit-stop. Dalam kehidupan sehari-hari, pit-stop dapat mewujud dalam berbagai bentuk. Mengikuti pelatihan, membaca buku, berdoa dengan penuh kesungguhan, bercengkerama dengan sahabat dan keluarga, serta aktifitas lain yang keluar dari rutinitas harian. Pit-stop membantu kita meraih kehidupan yang utuh.

Banyak orang yang kelihatannya bekerja begitu keras untuk meraih kesuksesan hidup. Yang terjadi justru banyak diantara mereka bagai kelelawar terbang di siang hari. Walau banyak sinar matahari namun sang kelalawar tak mampu melihat. Mereka yang terlalu sibuk tak mampu melihat kehebatan dan polah tingkah lucu buah hatinya. Mereka tak tahu betapa dalam cinta dan perhatian pendamping hidupnya pada mereka. Mereka juga tak menyadari begitu banyak inspirasi kehidupan baru berada di sekitarnya. Bahkan terkadang mereka tak menyadari dan tak tahu siapa dirinya. Mereka begitu sibuk, namun justeru tak mampu memahami apa makna hidup sesungguhnya.

Bila terlalu sibuk, Anda akan lupa untuk menikmati hidup. Anda banyak melakukan kegiatan namun lupa apa yang Anda lakukan dan untuk apamelakukannya. Anda hanya melakukannya, tapi tanpa hati, tanpa visi, tanpa jiwa. Walau sibuk namun hidup Anda kering dan gersang, "hidupnya garing", kata anak muda sekarang.

Monday, 14 May 2012

Kenapa Aku Naik Gunung??

Asslamualaikum temen-temen EPICENTRUM semua..
apa kabar saudaraku sekalian,,moga senantiasa selamat dan sehat selalu..amieen...

wah udah 4 hari nih blog dianggurin,,ketelen sama berita kecelakana pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang jatuh di gunung Salak..

sebelum dilanjutkan postingannya aku mau ucapin turut berbela sungkawa atas jatuhnya pesawat Sukhoi di Gunung Salak,,semoga korban yang meninggal arwahnya diterima di sisi Allah sesuai dengan amal dan ibadahnya masing-masing, dan keluarga yang ditinggal senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut..

nah balik maning ke Leptop,hehe..
kalau membeca judul postingan di atas,,itu adalah sebuah pertanyaan yang sering banget di tanyakan oleh temen-temen aku saat mengetahui hobiku yang tidak lazim yaitu naik gunung..

Naik Gunung
bingung juga sih jawabnya,,sama aja kalau kalian ditanya "kenapa lu suka jalan-jalan?"
karena ada banyak hal yang tidak dapat aku ungkap satu persatu mengenai alasanku kenapa aku suka mendaki atau naik gunung..its too complicated,hehe..

tapi aku pernah baca suatau kutipan

"suatu bangsa tidak akan pernah kekurangan pemimpin apabila generasi mudanya suka naik gunung.."

nah, kenapa harus naik gunung?....apa coba enaknya naik gunung?

Monday, 7 May 2012

Umar bin Abdul Aziz dan Lilin Negara

Umar bin Abdul Aziz dan Lilin Negara  
Siapa yang tak kenal Umar bin Abdul Aziz. Sosok pemimpin adil, arif, lagi berilmu. Banyak kisah teladan yang beliau tinggalkan untuk para peniti kebenaran. Inilah kisah ringkasnya.

Suatu hari datanglah seorang utusan dari salah satu daerah kepada beliau. Utusan itu sampai di depan pintu Umar bin Abdul Aziz dalam keadaan malam menjelang. Setelah mengetuk pintu seorang penjaga menyambutnya. Utusan itu pun mengatakan, ?

Beritahu Amirul Mukminin bahwa yang datang adalah utusan gubernurnya.?
Penjaga itu masuk untuk memberitahu Umar yang hampir saja berangkat tidur. Umar pun duduk dan berkata, 

"Ijinkan dia masuk".
Utusan itu masuk, dan Umar memerintahkan untuk menyalakan lilin yang besar. Umar bertanya kepada utusan tersebut tentang keadaan penduduk kota, dan kaum muslimin di sana, bagaimana perilaku gubernur, bagaimana harga-harga, bagaimana dengan anak-anak, orang-orang muhajirin dan anshar, para ibnu sabil, orang-orang miskin. Apakah hak mereka sudah ditunaikan?Apakah ada yang mengadukan?

Utusan itu pun menyampaikan segala yang diketahuinya tentang kota kepada Umar bin Abdul aziz. Tak ada sesuatu pun yang disembunyikannya.

Sunday, 6 May 2012

Yuk Donor Darah

Donor Darah
Haduuh...gak tau kenapa nih, beberapa hari belakangan badanaku kok kerasa gak enak gitu ya,,dan gak tau kenapa juga, rasanya kok seperti ada yang kurang apa gitu dari badan aku ini..
setelah iseng-iseng aku coba lihat kalender,,betapa terkejutnya diriku,karena ternyata..

"aku telat 2 bulan"

ups,,jangan berfikir aneh-aneh dulu sob,,gini-gini eyke gak mungkin hamil lah yao,, kan eyke cowo tulen boo (nada banci taman lawang,haha)..

maksud aku telat 2 bulan itu,aku udah telat gak donor darah selama 2 bulan,,karena aku biasa donor darah itu rutin setiap 3 bulan sekali sob,,dan jadwal aku donor darah terakhir harusnya bulan Februari kemarin..
mungkin karena aku juga disibukkan degan tugas akhir,,jadi lupa donor darah deh,hehe..

tapi akhirnya sabtu kemaren kembali lagi aku bisa menunaikan satu tugas mulia untuk berbagi kepada sesama lewat yang namanya donor darah..
dan kali ini aku gak sendiri,tapi ditemani kakak kelasku Bang Rachmat Widyanto,yang paling semangat ngajakin buat donor darah,,dan pengen banget bisa donor darah bareng satu kosan,meskipun belum sempat terlaksana..

Thursday, 3 May 2012

Semangat besar Thariq bin Ziyad

Ramadham 97 Hijriah, Jabal Thariq...

"Wahai saudara-saudaraku, lautan ada di belakang kalian, musuh ada di depan kalian, ke manakah kalian akan lari?, Demi Allah, yang kalian miliki hanyalah kejujuran dan kesabaran. Ketahuilah bahwa di pulau ini kalian lebih terlantar dari pada anak yatim yang ada di lingkungan orang-orang hina. Musuh kalian telah menyambut dengan pasukan dan senjata mereka. Kekuatan mereka sangat besar, sementara kalian tanpa perlindungan selain pedang-pedang kalian, tanpa kekuatan selain dari barang-barang yang kalian rampas dari tangan musuh kalian. Seandainya pada hari-hari ini kalian masih tetap sengsara seperti ini, tanpa adanya perubahan yang berarti, niscaya nama baik kalian akan hilang, rasa gentar yang ada pada hati musuh akan berganti menjadi berani kepada kalian. Oleh karena itu, pertahankanlah jiwa kalian "

dan Thariq bin Ziyad pun membakar seluruh kapal pasukannya
----------------------------------------------------------------------------------------------

Friday, 20 April 2012

SOE HOK GIE dan Gunung Semeru

SOE HOK GIE: Kenangan Kepada Seorang Demonstran


Enam belas Desember 30 tahun lalu, Soe Hok Gie, tokoh mahasiswa dan pemuda, meninggal dunia di puncak Gunung Semeru, bersama Idhan Dhanvantari Lubis. Sosok dan sikapnya sebagai pemikir, penulis, juga aktivis yang berani, coba ditampilkan Rudy Badil, yang mewakili rekan lainnya, Aristides (Tides) Katoppo, Wiwiek A. Wiyana, A. Rachman (Maman), Herman O. Lantang dan almarhum Freddy Lasut.
“Siap-siap kalau mau ikut naik lagi ke Gunung Semeru. Kasih kabar secepatnya, sebab harus ada persiapan di musim penghujan Desember, juga pertengahan Desember itu bulan puasa Ramadhan,” kata Herman O. Lantang, mantan pimpinan pendakian Musibah Semeru 1969, yang masih amat bugar di umurnya yang sudah lewat 57 tahun.

Terkejut dan tersentuh juga saya saat mendengar ajakan Herman itu. Dia merencanakan membentuk tim kecil untuk mendaki puncak Semeru lagi Desember ini, sambil memperingati 30 tahun meninggalnya dua sobat lama kami, Soe Hok Gie dan Idhan Lubis. “Kita juga akan berdoa, sekalian mengenang Freddy Lasut yang meninggal beberapa bulan lalu,” lanjutnya.

Soe meninggal dunia saat baru berumur 27 tahun kurang sehari. Idhan malah baru 20 tahun. “Tanpa terasa Soe sudah tiga dasawarsa meninggalkan kita sejak Orde Baru … perkembangan yang terjadi di Tanah Air dalam dua tahun terakhir ini, khususnya gerakan mahasiswa yang telah menggulingkan pemerintahan Orde Baru, mengingatkan kita kembali pada situasi tahun 1960-an, ketika Soe masih menjadi aktivis mahasiswa kala itu,” begitu bunyi naskah buku kecil acara “Mengenang Seorang Demonstran”, (berisikan antara lain diskusi panel soal bangsa dan negara Indonesia ini), yang bakal diselenggarakan Iluni FSUI dan Alumni Mapala UI.

Kasih Batu dan Cemara
Dari beberapa catatan kecil serta dokumentasi yang ada, termasuk buku harian Soe yang sudah diterbitkan, Catatan Seorang Demonstran (CSD) (LP3ES, 1983), di benak saya mulai tergali suasana sore hari bergerimis hujan dan kabut tebal, tanggal 16 Desember 1969 di Gunung Semeru.

Seusai berdoa dan menyaksikan letupan Kawah Jonggringseloko di Puncak Mahameru (puncaknya Gunung Semeru) serta semburan uap hitam yang mengembus membentuk tiang awan, bersama Maman saya terseok-seok gontai menuruni dataran terbuka penuh pasir bebatuan. Kami menutup hidung, mencegah bau belerang yang makin menusuk hidung dan paru-paru.

Di depan kelihatan Soe sedang termenung dengan gaya khasnya, duduk dengan lutut kaki terlipat ke dada dan tangan menopang dagu, di tubir kecil sungai kering. Tides dan Wiwiek turun duluan. Sempat pula kami berpapasan dengan Herman dan Idhan. Kelihatannya kedua teman itu akan menjadi yang paling akhir mendaki ke Mahameru.

Dengan tertawa kecil, Soe menitipkan batu dan daun cemara. Katanya, “Simpan dan berikan kepada kepada ‘kawan-kawan‘ batu berasal dari tanah tertinggi di Jawa. Juga hadiahkan daun cemara dari puncak gunung tertinggi di Jawa ini pada cewek-cewek FSUI.” Begitu kira-kira kata-kata terakhirnya, sebelum bersama Maman saya turun ke perkemahan darurat dekat batas hutan pinus atau situs recopodo (arca purbakala kecil sekitar 400-an meter di bawah Puncak Mahameru).

Di perkemahan darurat yang cuma beratapkan dua lembar ponco (jas hujan tentara), bersama Tides, Wiwiek dan Maman, kami menunggu datangnya Herman, Freddy, Soe, dan Idhan. Hari makin sore, hujan mulai tipis dan lamat-lamat kelihatan beberapa puncak gunung lainnya. Namun secara berkala, letupan di Jonggringseloko tetap terdengar jelas.

Monday, 9 April 2012

Lebah Madu : Sang Arsitek dan Penari Ulung


Di antara makhluk paling memukau di alam ini adalah lebah madu, makhluk mungil yang menghidangkan kita sebuah minuman yang sempurna, yaitu madu yang dihasilkannya.

Lebih Hebat dari Ahli Matematika
Lebah madu hidup sebagai koloni dalam sarang yang mereka bangun dengan sangat teliti. Dalam tiap sarang terdapat ribuan kantung berbentuk heksagonal atau segi enam yang dibuat untuk menyimpan madu. Tapi, pernahkah kita berpikir, mengapa mereka membuat kantung-kantung dengan bentuk heksagonal?

Para ahli matematika mencari jawaban atas pertanyaan ini, dan setelah melakukan perhitungan yang panjang dihasilkanlah jawaban yang menarik! Cara terbaik membangun gudang simpanan dengan kapasitas terbesar dan menggunakan bahan bangunan sesedikit mungkin adalah dengan membuat dinding berbentuk heksagonal. 

 Mari kita bandingkan dengan bentuk-bentuk yang lain. Andaikan lebah membangun kantung-kantung penyimpan tersebut dalam bentuk tabung, atau seperti prisma segitiga, maka akan terbentuk celah kosong di antara kantung satu dan lainnya, dan lebih sedikit madu tersimpan di dalamnya. Kantung madu berbentuk segitiga atau persegi bisa saja dibuat tanpa meninggalkan celah kosong. Tapi di sini, ahli matematika menyadari satu hal terpenting. Dari semua bentuk geometris tersebut, yang memiliki keliling paling kecil adalah heksagonal. Karena alasan inilah, walaupun bentuk-bentuk tersebut menutupi luasan areal yang sama, material yang diperlukan untuk membangun bentuk heksagonal lebih sedikit dibandingkan dengan persegi atau segitiga. Singkatnya, suatu kantung heksagonal adalah bentuk terbaik untuk memperoleh kapasitas simpan terbesar, dengan bahan baku lilin dalam jumlah paling sedikit.

bentuk hexagonal yang sempurna
 Hal lain yang mengagumkan tentang lebah madu ini adalah kerjasama di antara mereka dalam membangun kantung-kantung madu ini. Bila seseorang mengamati sarang lebah yang telah jadi, mungkin ia berpikir bahwa rumah tersebut terbangun sebagai blok tunggal. Padahal sebenarnya, lebah-lebah memulai membangun rumahnya dari titik yang berbeda-beda. Ratusan lebah menyusun rumahnya dari tiga atau empat titik awal yang berbeda. Mereka melanjutkan penyusunan bangunan tersebut sampai bertemu di tengah-tengah. Tidak ada kesalahan sedikitpun pada tempat di mana mereka bertemu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat EPICENTRUM