HeadLine

Wednesday, 30 March 2011

My brother my inspiration (2nd story)

Sebelum masuk ke inti cerita simak dulu lirik lagu dari “seismic” yang judulnya

“ketika dua hati menyatu”
Saat dua hati berjanji,
tuk arungi hidup di jalan Nya
Allah kan berkahi mereka
kala dalam doa kala dalam asa

Menjadialah mentari bening pagi
terangi bumi terangi hati
Menjadilah keheningan malam
kala berjuta insan larut dalam doa

Selamat datang kawan di duniamu yang baru
ku doakan semoga bahagia

                When two people get marry
                To take the life together on the way
                Allah shall give them one more bless
                When life in love and try,when life in love and pray

Just be a sun shine in the morning day
Give it shine to the world let everyone to see
Just be a quiteness in the night
When many people cry,when many people pray

                Welcome to the new world my friends, you both have to face all in love
                All I could do just pray, and I do I pray

Buat aku lagu di atas sangat pas dinyanyikan ketika ada sahabat atau saudara kita bersiap untuk mengarungi kehidupan yang baru bersama seorang belahan jiwa yang dipilihnya untuk memenuhi separuh agamanya,,atau bahasa sipelnya “menikah”..

Thursday, 24 March 2011

Horee Solo Punya Bis Tingkat (lagi)

Assalamualaikum...

kulonuwun poro sedulur sedaya..
Pripun kabare wong Solo...??
mugi-mugi sae-sae kemawon..^_^

saya Rizki Pradana selaku "wong Solo" dengan bangga mempersembahkan sebuah postingan yang insyaAllah bermanfaat dan memberi informasi buat poro sedulur semuanya..

tentang program rekayasa genetika yang dikakukan oleh Pemkot Surakarta dibawah pimpinan Profesor Jokowi,,dan para

Tuesday, 22 March 2011

Oprasi Plastik si "Leppy" Bareng Anak Fisika

assalamualaikum..

mau bagi cerita lagii nih...

kemaren pagi pas aku baru bangun tidur,,belum mandi,,mata masih belum mekar,,pulau pun masih tercetak dengan jelas diatas bantal,,tanpa ba-bi-bu langsung ku buka leptop dan buka file PKM karena mau di konsultasikan ke dosen...

tiba-tiba sesosok makhluk masuk ke dalam kamar,,dateng gak di undang pulang gak diantar (Jelangkung kali,haha)..
ternyata spesies makhluk itu bernama


Adietya landras Pt.

"Lagi ngapain Pe??,,buka 3GP yaaa??"

(langsung melek seketika)
"Gak kok nih lagi buka-buka file PKM"

"jiah tampilan leptopnya MAC mamen,hehe" (antara muji dan nyindir bin ngejek gak ada bedanya,hehe)


Monday, 21 March 2011

Program "Penghijauan" Kota Bogor

assalamualaikukm wr wb..

Kota Bogor,,termasuk dalam Provonsi Jawa Barat,,sebelah selatan ibu kota kita tercinta Jakarta,,agak serong ke barat dikit..


"Kota Hujan" begitulah ketika SD dulu aku mengenalnya,,meski fakta itu sudah di rebut oleh kota Solo,hahaha..(bayangin aja,, ketika dulu Bogor di musim ujan bisa dari pagi sampai pagi lagi,,tapi sekarang itu malah terjadi di Solo <aneh>,hehehe).

kota yang terkenal dengan "Kebun Raya" dan "Istana Negara" nya..

tempat dimana (kata orang Belanda dulu) semua tanaman bisa tumbuh disini (lihat aja kebun raya dari tanaman merambat, hingga melata ada disana,,tapi sayang yang ngesot belum ada,hehe)..

dan yang jelas ada..


IPB (Institut Pertanian Bogor) dengan seabrek

Sunday, 20 March 2011

My Brother,,My Inspiration


assalamualaikum wr wb.

Pagi tadi pas ngerapiin folder di leptop,,gak sengaja aku nemuin folder  foto weddingnya kakak sepupuku (maklum anak tunggal klo punya kakak ato adik ya sepupu,hehehe),,


Tapi sebenarnya secara garis keturunan seharusnya aku manggil dia “Om alias paklik”  lho,, 
tapi kesalahan panggilan ini sebenarnya dimulai dari orang tuanya yang mungkin ngerasa agak gimana gitu klo dipanggil paklik sama orang tua aku,karena secara otomatis aku manggil ortunya “mbah”,mungkin karena panggilan “mbah” kelihatan kesannya lebih tua akhirnya aku manggilnya “Pakdhe” dan aku manggil putra-putrinya “mas” sama “mbak”,,begitulah kenapa akhirnya aku manggil begitu..

Oke mukadimahnya aku rasa cukup,,kembali ke topik..
Kenapa “My brother My ispiration”...??
Cerita dimulai disini. . .


Aji Noor Muhammad, S.T.
S1 Teknik Arsitektur ITB (sekarang di kementrian pekerjaan umum),,my brother,,my inspiration,,my spirit,,satu alumni SD n SMA,orangnya santai,,bersahaja,,n biasa wae..

Thursday, 17 March 2011

Antara kuliah, club, organisasi, kepanitiaan, PKM, dan penelitian

Waktu..adalah sesatu yang sangat misterus..kita tak pernah bisa seper sejuta detikpun menghentikan atau memundurkannya,,tapi waktu akan selalu berputar tak kan terhenti hingga nanti ku tak lagi berjumpa dengan sang mentari..
dan waktu juga lah yang paling sering kita sia-siakan..

"Demi masa..sesungguhnya manunsia dalam kerugian..kecuali mereka yang beriman dan beramal sholeh, dan senantiasa menasihati dalam kabaikan dan kesabaran"(QS Al Ashr: 1-3)

tak terasa sudah hampir 3 tahaun aku mengkaji ilmu di bangku perguruan tinggi..
Institut Pertanian Bogor,,Fakultas Pertanian,,Departemen Proteksi Tanaman..

saat pertama kali masuk jadi mahasiswa, tak pernah terpikirkan mau jadi apa aku nanti,,yang ku tahu hanya menjalaninya sebaik mungkin,,karena bunda slalu berkata,,

"jangan mikir dan mengangan-angan yang belum terjadi,,jangan pernah khawatir tentang masa depan karena Allah telah mengaturnya,jalani saja apa yang ada sekarang sebaik mungkin"

dan aku percaya dengan hal itu,,
karena Allah adalah sutradara kehidupan yang Maha Hebat,,
tak sepenggal adegan kehidupan pun yang luput dari pengawasanNya,,
Bayi yang lahir,,nyawa yang hilang,,smua kejadian tlah dituliskan Nya,,
burung yang terbang,,ikan berenang pun karenaNya..

30 Juni 2008

Sunday, 13 March 2011

Long Trip to Batavia (1st story)

Lama rasanya aku tak berjalan2 dengan transportaasi yg paling hebat se Jabotabek,,gimana gak hebat berapa ratus orang yg terangkut setiap harinya dengan alat transportasi ini..
apalagi klo bukan KRL (Kereta Rakyat jeLata) sedikit maksa yee,hehehehe..;p

seperti biasa banyak kontras yang terlihat dan teringat sepanjang perjalanan,,
tak dapat ku rekam dengan mata kamera,, tapi selalau terkam dalam ingatan..

yang akan aku bandingkan adalah sebuah kontras yang terlihat antara ekonomi AC dan ekonomi biasa..
pagi itu aku berangkat dengan KRL ekonomi AC dengan tarif 5500 rupiah tujuan Bogor-Jakarta kota


kereta yang cukup nyaman dengan kursi empuk, dengan penumpung yang umumnya lebih intelek, bersih n rapi (dibanding dg penumpang ekonomi biasa) dan yang pasti ada AC nya (tapi klo sedang overload kipas angin jauh lebih berjasa kok,hehehe..:p)..
berarti enaknya diganti aja namanya  KRL Ekonomi KA (KA=Kipas Angin,hehehe)
dan yang lebih istimewa lagi ada Gerbong Khusus Perempuan..:))
--hal yang gak ada di kelas ekonomi biasa--

tapi justru di gerbong ekonomi AC ini (ato mungkin di KRL Express lebih parah) adalah banyak orang yg "gak tau malu"..

siapa orang yang gak tau malu itu???
a. orang gila
b. orang yg gak pernah mandi
c. orang2an sawah
d. orang aring
e. semua salah

*kirim jawaban anda dengan ketik REG <spasi> jawaban,,kirim ke 212,,bagi 100 pengirim pertama akan mendapatkan paket KRL gratis diatas gerbong,hehehehe..


oke kembali ke laptop,,eh maksudnya kembali ke gerbong,,
orang yang gak tau malu itu orang yang nggak kenal istilah "itsar"

"apaan sich itsar itu??",,
"itsar tuh bukannnya tahapan dalam siklus hidup serangga ya,,itsar1, itsar2, itsar3, itsar4, imago deehh...."
(jiaahh...gubraakkss...)
"maaf mas itu Instar bukan Itsar,,coba kamusnya dibuka lagi,hehehe"

oke2 dari pada bingung aku jelasin deh,,
 itsar itu adalah mendahulukan kepentingan orang lain diatas kepentingan pribadi (klo gak salah ada di buku PPKn SD deh,hehehe),,
tp sebelum para pakar PPKn menuliskannya, ternyata Islam telah mengajarkan hal itu ribuan tahun yang lalu..:)) 

oke penjelasan itsar saya anggap cukup,,saatnya kembali lagi ke dalam gerbong,,

kenapa aku bilang banyak orang yg tak tau malu,,karena ada sebuah pemandangan miris yang aku lihat di dalam gerbong KRL ekonomi AC ini..
dan cerita pun dimulai. . . . . . 


@KRL EKONOMI AC
perjalanan dimulai dari stasiun Bogor..
saat itu aku duduk berdua dengan sahabatku sambil ngobrol ngalor-ngidul sambil mencoba menikmati perjalan,,tak lama kereta masuk stasiun Cilebut dan mulai banyak penumpang yang naik,,mulai dari tua, muda, cantik, cakep (jgn sebut jelek gak enak,hehehe), bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak..

kebetulan ada dua orang ibu yang naik,,seorang ibu dengan membawa dua orang anak,,anak yg besar kira-kira kelas 1SD,,dan yg kecil digendongnya,yah kira-kira balita lah..
dan seorang ibu muda menggendong anak yang masih balita..
seperti biasa secara reflek aku dan temanku mempersilahkan kedua ibu itu menempati tempat duduk kami.

dan kereta kembali melaju hingga stasiun Bojong Gede,,nah disinilah sebuah kejanggalan yang tak dinyana mulai nampak dalam pandangan (bahasa alay mode <on>,hahaha) 
ada kakek nenek yang naik ke dalam kereta dan berdiri di dekat aku,,dan tiba-tiba aku merasa sangat kesal..
bukan karena aku berdiri dengan nenek-nenek sedang teman aku berdiri dekat cewek cakep (padahal iya jg sih,hehe..:p),,

tapi yang bikin aku kesal itu dengan sikap orang yang sedang duduk didepanku,,dia seorang separuh baya,kira-kira usianya ditaksir 30tahunan,,tapi dengan santainya dia duduk dengan membaca majalah dan seolah-olah tidak melihat ada dua orang tua yang berdiri didekatnya..

tidak cuma itu,sebenarnya masih banyak orang-orang yang setidaknya masih kuat untuk berdiri,,tapi seolah acuh dengan keadaan..
padahal rata-rata mereka itu laki-laki yang masih kuat lah setidaknya untuk berdiri sampai 5-6 stasiun lagi,,tapi itu tidak mereka lakukan..
atau meraka pura-pura menutup mata,,karena takut kursi yang empuk seharga 5500 (atau 9000 untuk express) melayang begitu saja...SUNGGUH TIDAK TAHU MALU

konsep PPKn yang selama ini pasti sudah mereka hapal mati saat masih Sekolah Dasar tiba-tiba raib bak tergilas roda KRL yang terus berputar..

kisah ini masih terus berlanjut,,
hal yang sangat tidak aku duga terlihat didepan mataku,,
seorang ibu muda,dengan seorang anak balita yg digendongnya (yang menempati kursiku tadi) mempersilahkan nenek yang berdiri tadi untuk menempati kursinya.."Subhanallaah"..
sungguh akhlak yang benar-benar mulia,,sungguh wanita yang perkasa, baik hati, perhatian,dan peka dengan keadaan..benar-benar ibu yang sangat baik,,benar-benar istri idaman..^_^ (coba ibu itu belum punya suami,hehehe,,ngarep mode <on>)

 
hal menarik lain yang terlihat dalam gerbong ekonomi AC adalah sebuah kenyataan bahwa hukum itu bisa dibeli,,penasaran...???
lanjut baca Gaann...

selepas stasiun Universitas Indonesia ada sepasang muda-mudi yang naik,,mereka berdiri agak jauh sih dari tempat aku berdiri,,tapi masih cukup jelas buatku untuk melihat semua kejadian yang terjadi
(dont be a negative thinking)..hehehe

saat kondektur menghampiri mereka terlihat cukup lama berbicara,,mungkin ngobrol atau bgaimana (atau mungkin kondektur itu ayah si Cewek dan lagi marahin cowoknya,hehehehe...:p),,tapi ternyata semua dugaan itu salah,,tiba-tiba si Cowok mengeluarkan uang dari dompetnya dan menyerahkan ke kondektur kereta...

DUUAAARRR...  
aku baru tahu ternyata klo naik KRL tuh bisa bayar di atas kereta (kaya bus Trans Pakuan,hahahaha)

kurasa, itu memang lazim..tapi, apakah semudah itu birokrasi dalam jasa transportasi terbayar dengan uang.. peraturan yang gak konsisten!..



tapi mau bagamana lagi,,
itulah realita yang benar-benar terjadi didalam gerbong KRL ekonomi AC..



@KRL EKONOMI Biasa
setelah jalan2 dikota metropolitan seharian saatnya pulang..

kali ini tidak ada pilihan lain yang harus diambil kecuali naik kereta KRR ekonomi (biasa),,karena kalau harus menunggu yang AC bisa ngoyot di stasiun..

@stasiun Tebet
dari arah utara terlihat Sang Pangeran Rel berwarna merah melaju ke arah stasiun Tebet..
dari kejauhan terlihat kereta penuh sesak dengan penumpang sampai banyak yang duduk di atas atap (kira-kira gimana ya rasanya duduk diatas???,,pasti lebih dingin dari ekonomi AC,hahaha)

tapi ternyata itu diluar dugaan,,yang aku pikir kereta penuh sesek,,ternyata didalam gerbong masih cukup longgar (meski aku tetep berdiri) tapi setidaknya orang-orang yang ada di atas gerbong masih cukup untuk masuk ke dalam gerbong kereta..

kira2 apa yang mereka harapkan dengan duduk diatas gerbong???
a. menikmati angin sepoi-sepoi
b. menikmati sengatan listrik 20.000 volt
c. mencari sensasi
d. mencari MATI
e. semua jawaban salah

aku tetap gak habis pikir,,wong didalem kereta masih longgar,,kok yo pilih di atas atap,,haduuhh biyung.....


kereta pun terus melaju,, menggilas setiap sambungan rel,, dengan nada yang teratur...


terlihat para pemuda dan anak-anak yg terlihat kurang beruntung bergelantungan di daun pintu kereta,yang kini tak lagi dapat ditutup...
melambaikan rambut mereka yang tak pernah mengenal Salon Jhony Andrean atau Rudy Hadisuwarno (boro-boro salon,, pangkas rambut madura aja barang kali mereka tidak pernah)...

satu tangannya memegang atap lubang pintu sebagai penahan mereka..
dan semua berbaur menjadi satu kaya ikan cue..

dari mulai pedagang tahu asin, air mineral, tissue, chasing HP, lem, buku, jepitan & kunciran, dll ..
pegawai, anak sekolah, mahasiswa, nenek-nenek, anak-anak penyapu gerbong, bapak-bapak cacat, suami istri buta, anak-anak peminta sumbangan, remaja-remaja putri yang toomboy abisss (bak Mita the Virgin) dan yang paling penting adalah COPET dan semua sindikatnya berbaur nyaris tak bisa terurai...

kejadian yang bertolak belakang dengan yang ada di Ekonomi AC pun terjadi..
yang terlihat dalam gerbong yang bau, pengap, dan terkesan kumuh ini ini adalah orang-orang seolah berlomba-lomba memberikan bangkunya untuk nenek-nenek,,ibu-ibu dengan bayinya,,atau perempuan (klo yg satu ini biasanya ada maunya,hehehe)..

tapi setidaknya terlihat sangat kontras dengan apa yang ku lihat di dalam ekonomi AC

di ekonomi AC (atau express) banyak laki-laki ganteng tapi gak gentle...
sedang di ekonomi banyak laki-laki gelantungan kayak monyet tapi membiarkan nenek-nenek untuk duduk...

yah, setidaknya ada kebikan di kereta ekonomi...
meski COPET serta semua sindikat yang ada sulit untuk ditanggulangi..

dan kereta pun terus melaju ke Kota Hujan yang kini tak lagi hujan..
dan kisah hari itu pun berakhir di stasiun Bogor..
mski lelah dan penat menyergap,,tapi banyak pengalaman yang dilihat dan dapat digunakan sebagi renungan..
dan inilah realita kehidupan yang benar-benar terjadi di sekitar kita...

catatan kecil,,dari aku yang fakir,,semoga dapat bermafaat buat siapapun yang sempat membaca..^_^

Saturday, 12 March 2011

Calon Istri Idaman

Jujur saya menulis ini terinspirasi dari posting mengenai proposal nikah..
oke,,siapa sih yang gak mau menyegerakan untuk memenuhi separuh agama Allah dengan menikah..
ketika hati sudah siap,,hidup sudah mapan,,proposal sudah disusun secara matang,,eee...tapi malah masih bingung milih2 calon istri,,kan malah gawat,jadinya gak nikah2 deh...

mungkin disini saya ingin menyampaikan beberapa kriteria untuk memelih calon istri yang sesui dengan pandangan Islam,,semoga bermanfaat dan memberi sedikit pandangan tentang kriteria calon istri yang tepat..(khususnya buat yang udah mampu n siap buat nikah,hehe)

Sebagian orang, mendefinisikan wanita idaman mungkin sebagai wanita yang cerdas, cantik, seksi, aduhai, dan sedap dipandang mata. Selain itu mungkin juga da yang menambahkandengan kaya, sampai ada orang yang beranggapan bahwa “yang penting, cantik, pintar, cerdas, kaya, tidak cacat, mencintai dengan sepenuh hati, dll”.

Setiap orang mempunyai kriteria masing² dalam mendefinisikan wanita idamannya, sedangkan ALLAH dan RasulNYA telah mensifati seorang wanita idaman adalah seorang wanita yang sholehah. Bagaimana mengetahui wanita itu sholehah atau tidak ?

Mari kita lihat petunjuk yang diberikan Rasulullah


1. Taat Beragama

Rasulullah SAW bersabda :

“Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi, pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat.”

(H.R. Bukhari dan Muslim)

Hadits di atas menunjukkan kriteria umum yang biasanya menjadi bahan pertimbangan seorang laki² dalam memilih seorang wanita, dan Rasulullah memerintahkan kita untuk memilih karena agamanya, maksudnya adalah wanita yang ta’at dengan agamanya, wanita yang taslim dengan aturan² dan hukum² dalam ISLAM. Dan dikabarkan bila kita memilih wanita tersebut karena agamanya, niscaya kita akan beruntung, karena akan menenangkan jiwa. Kemudian dengan seorang wanita yang paham akan agamanya, dan gerak geriknya selalu sesuai dengan agama, hal ini sudah meliputi segala kebaikan yang ada padanya, termasuk aqidahnya akhlaknya yang islami, dan keta’atannya.

2. Perawan
Rasulullah pernah bersabda kepada sahabat beliau, Jabir Radhiallohuanhu sepulang dari perang Dzatur Riqa’

“Wahai Jabir, apakah nanti kamu akan kawin?” Saya menjawab: “Ya, wahai Rasulullah.” Sabdanya: “Dengan janda atau perawan?” Saya menjawab: “Janda.” Sabdanya: “Mengapa bukan perawan, supaya kamu dapat bergurau dengannya dan ia pun dapat bergurau denganmu?” Saya menjawab: “Sesungguhnya bapakku telah wafat saat perang Uhud, sedangkan beliau meninggalkan tujuh anak perempuan kepada kami. Oleh karena itu, aku menikah dengan seorang janda perempuan yang ‘mumpuni’, ia dapat mengasuh mereka dan melakukan kewajiban terhadap mereka.” Sabdanya: ” Engkau benar, insya Allah.”

(H.R. Bukhari dan Muslim)

Hadits diatas mendorong kepada kita untuk memilih wanita yang masih perawan, yaitu perempuan yang belum pernah bersetubuh atau belum pernah menikah.
Meski diutamakan untuk memilih perawan, tetapi bukan berari memilih janda bukan keutamaan, hal ini terlihat dari hadits diatas, kenapa sahabat Jabir memilih seorang Janda. (Allohu’alam)


3. Berakhlak Baik

Mendapatkan seorang wanita yang berakhlak baik sesuai dengan apa yang dituntunkan dalam Al Qur’an wa Sunnah, merupakan kenikmatan dan rizki yang sangat besar. Diantara beberapa sifat dan akhlak baik adalah penyabar, amanah, tidak materialis dan selalu ridho, senang menyambung ikatan kerabat, pandai menyimpan rahasia, ridho terhadap ujian dan nikmat dari ALLAH, tidak bersolek ketika keluar rumah, besar kasih sayangnya kepada anak kecil, perangai dan kata-katanya menyenangkan, besar cintanya dan hemat.


4. Memikat Hati

ISLAM tidak melarang kita untuk memilih seorang wanita yang cantik, dan memikat hati. Tetapi tetap yang kita utamakan adalah agama dan akhlaknya, karena hal tersebut lebih utama dan lebih menenangkan jiwa.

ALLAH berfirman dalam penggalan surat An Nisaa ayat 3 :

“Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, …”

5. Kufu’ dalam beragama

Yang dimaksud se kufu’ dalam beragama adalah, setara atau sepadan. Dalampengertian yang lain sekufu’ adalah kedudukan setara antara calon suami dan calon istri. Dalam hal ini yang dianjurkan sekufu’ adalah dalam amsalah agama. Kenapa ? Karena agama merupakan bekal utama yang melandasai kemampuan dan tanggung jawab seorang perempuan untuk menjadi istri yang shalihah.

Islam mengajurkan memilih yang sekufu dalam beragama tujuannya agar tercipta keluarga sakinah mawaddah dan warahmah. Bila antara suami istri terdapat perbedaan-perbedaan mencolok dalam bidang akhlaq dan ibadah, apalagi istri jauh lebih rendah daripada suami, hal ini semacam ini akan menghambat upaya menciptakan rumah tangga yang dipenuhi kemesraan, kebahagiaan, dan penuh tanggung jawab kepada Allah. Demikianlah, karena istri yang tidak kufu’ memiliki pandangan yang berbeda dalam menilai baik buruk suatu masalah sehingga dalam rumah tangga muncul dua norma yang bisa berbeda. Hal ini sangat berbahaya bagi pembinaan akhlaq suami istri dan anak-anaknya. Bukanlah tujuan setiap orang membina rumah tangga adalah untuk memperoleh kebahagiaan sebesar-besarnya di dunia dan keselamatan di akhirat kelak? Kalau tujuan semacam ini tidak dapat diwujudkan, yang akan terjadi adalah perselisihan yang menyebabkan perderitaan.


6. Subur

ISLAM mengajurkan untuk memilih wanita yang subur, hal ini sesuai dengan anjuran dari Rasulullah dalam haditsnya

“Kawinlah dengan perempuan pecinta lagi bisa punya anak banyak (subur) agar aku dapat membanggakan jumlahmu yang banyak di hadapan para nabi pada hari kiamat nanti.”

(H.R. Abu Dawud dan Nasa’i)

Tujuan utama menikah adalah untuk mendapatkan keturunan, maka dari itu kita dianjurkan untuk memilih wanita yang subur. Jika kita mendapati bahwa wanita yang kita pilih ternyata tidak subur, maka bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa serta berharap hanya kepada ALLAH semata. Lakukanlah usaha yang syar’i, jangan ke dukun, atau kyai yang memberikan petunjuk² tidak sesuai dengan petunjuk Rasulullah.


7. Mudah Dilamar

Saat ini banyak para wanita yang terkadang bila ingin dinikahi akan meminta mahar yang sangat besar sehingga akan memberatkan calon suami yang akan menikahinya. Padahal hal ini bertentangan dengan petunjuk dari Rasulullah.

“Sesungguhnya wanita yang membawa berkah yaitu bila ia mudah dilamar, murah maskawinnya, subur peranakannya.”

(H.R.Ibnu Hibban, Hakim, dan lain-lain, dari ‘Aisyah)

Hadits diatas menjelaskan bahwa wanita yang membawa berkah adalah seorang wanita yang mudah dilamar dan murah mas kawinnya dan subur peranakannya.

Mudah dilamar maksudnya adalah, menerima lamaran seorang laki² muslim yang ta’at beribadah, dan baik akhlaknya tanpa melihat status kekayaan, sosial, ketampanan dan pekerjaan.

Meski begitu bagi laki² yang ingin melamar hendaknya juga telah mempunyai pekerjaan (usaha atau nafkah bagi istri) dan mempersiapkan tempat tinggal sebelum meminang seorang wanita yang dipilihnya. Hal ini adalah lebih baik dan menenangkan hati bagi wanita yang akan dinikahinya. Jika belum maka janganlah berhenti berusaha dan tetap berharap serta berdoa kepada ALLAH semoga ALLAH membukakan pintu rizki selebar-lebarnya dengan menikah.

Demikian tulisan diatas semoga bermanfaat bagi saudara2ku yang sudah siap buat memenuhi separuh agamanya tapi masih bingung milih2 calon istri,,semoga dapat menjadi refrensi dalam memilih calon pendamping hidup yang tepat..

Meski begitu kita mengetahui bahwa tidak ada yang sempurna, baik pria maupun wanita, tetapi setidaknya kita ada petunjuk dalam mengusahakan diri kita untuk menjadi lebih baik dihadapan ALLAH. Semoga dimudahkan. Amin ..

Allohu’alam bishowab.

Proposal Nikah

Latar Belakang
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : “Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu”.
Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na’udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : “Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor” (Qs. Al Israa’ : 32).
Ibunda dan Ayahanda tercinta..melihat pergaulan anak muda dewasa itu sungguh amat memprihatinkan, mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. “Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk kerja, lagipula saya masih ngumpulin barang dulu,” ataupun Kerja belum mapan , belum cukup siap untuk berumah tangga??, begitu kata mereka, padahal kurang apa sih mereka. Mudah-mudahan saya bisa bertahan dan bersabar agar tak berbuat maksiat. Wallahu a’lam.
Ibunda dan Ayahanda tersayang..bercerita tentang pergaulan anak muda yang cenderung bebas pada umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk saya torehkan. Setiap saya menulis peristiwa anak muda di? majalah Islam, pada saat yang sama terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita..Astaghfirullah.. Ibunda dan Ayahanda..inilah antara lain yang melatar belakangi saya ingin menyegerakan menikah.

Dasar Pemikiran
Dari Al Qur??an dan Al Hadits :
”Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).
“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).
Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui?? (Qs. Yaa Siin (36) : 36).
Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).
Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).
Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (Qs. An Nisaa (4) : 1).
Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).
..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa’ (4) : 3).
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. (Qs. Al Ahzaab (33) : 36).
Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu?? (HR. Hakim dan Abu Dawud). 14.?Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya.” (HR. Baihaqi).
Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
“Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah? (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim) : a.?Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b.?Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c.?Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram.”
“Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud).
Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Abdurrazak dan Baihaqi).
Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah).
Rasulullah SAW. bersabda : “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).
Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Ya??la dan Thabrani).
Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat. (HR. Ibnu Majah,dhaif).
Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).

Tujuan Pernikahan
Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
Mewujudkan keluarga Muslim menuju masyarakat Muslim.
Mendapatkan cinta dan kasih sayang.
Ketenangan Jiwa dengan memelihara kehormatan diri (menghindarkan diri dari perbuatan maksiat / perilaku hina lainnya).
Agar kaya (sebaik-baik kekayaan adalah isteri yang shalihat).
Meluaskan kekerabatan (menyambung tali silaturahmi / menguatkan ikatan kekeluargaan)

Kesiapan Pribadi
Kondisi Qalb yang sudah mantap dan makin bertambah yakin setelah istikharah. Rasulullah SAW. bersabda : ??Man Jadda Wa Jadda?? (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti ia akan berhasil melewati rintangan itu).
Termasuk wajib nikah (sulit untuk shaum).
Termasuk? tathhir (mensucikan diri).
Secara materi, Insya Allah siap. ??Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya??? (Qs. At Thalaq (65) : 7)

Akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan
Kerusakan dan kehancuran moral akibat pacaran dan free sex.
Tertunda lahirnya generasi penerus risalah.
Tidak tenangnya Ruhani dan perasaan, karena Allah baru memberi ketenangan dan kasih sayang bagi orang yang menikah.
Menanggung dosa di akhirat kelak, karena tidak dikerjakannya kewajiban menikah saat syarat yang Allah dan RasulNya tetapkan terpenuhi.
Apalagi sampai bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia bersunyi sepi berduaan dengan wanita yang tidak didampingi mahramnya, karena yang menjadi pihak ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad) dan “Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi).. Astaghfirullahaladzim.. Na’udzubillahi min dzalik
Namun, umumnya yang terjadi di masyarakat di seputar pernikahan adalah sebagai berikut ini :
Status yang mulia bukan lagi yang taqwa, melainkan gelar yang disandang:Ir, DR, SE, SH, ST, dsb
Pesta pernikahan yang wah / mahar yang tinggi, sebab merupakan kebanggaan tersendiri, bukan di selenggarakan penuh ketawadhu’an sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Pernikahan hendaklah dilandasi semata-mata hanya mencari ridha Allah dan RasulNya. Bukan di campuri dengan harapan ridha dari? manusia (sanjungan, tidak enak kata orang). Saya yakin sekali.. bila Allah ridha pada apa yang kita kerjakan, maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat kelak.)
Pernikahan dianggap penghalang untuk menyenangkan orang tua.
Masyarakat menganggap pernikahan akan merepotkan Studi, padahal justru dengan menikah penglihatan lebih terjaga dari hal-hal yang haram, dan semakin semangat menyelesaikan kuliah.

Memperbaiki Niat :

Innamal a’malu binniyat……. Niat adalah kebangkitan jiwa dan kecenderungan pada apa-apa yang muncul padanya berupa tujuan yang dituntut yang penting baginya, baik secara segera maupun ditangguhkan.

Niat Ketika Memilih Pendamping
Rasulullah bersabda “Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya.”(HR. Thabrani).
“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama”. (HR. Ibnu Majah).
Nabi SAW. bersabda : Janganlah kalian menikahi kerabat dekat, sebab (akibatnya) dapat melahirkan anak yang lemah (baik akal dan fisiknya) (Al Hadits).
Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda, ??Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama.” (HR. Muslim dan Tirmidzi). Niat dalam Proses Pernikahan
Masalah niat tak berhenti sampai memilih pendamping. Niat masih terus menyertai berbagai urusan yang berkenaan dengan terjadinya pernikahan. Mulai dari memberi mahar, menebar undangan walimah, menyelenggarakan walimah. Walimah lebih dari dua hari lebih dekat pada mudharat, sedang walimah hari ketiga termasuk riya’. “Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.”(Qs. An Nisaa (4) : 4).
Rasulullah SAW bersabda : “Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya” (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih). Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW. telah bersabda, “Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang sederhana belanjanya (maharnya)” (HR. Ahmad). Nabi SAW pernah berjanji : “Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya.” (HR. Ashhabus Sunan). Dari Anas, dia berkata : ” Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya” (Ditakhrij dari An Nasa’i)..Subhanallah..
Proses pernikahan mempengaruhi niat. Proses pernikahan yang sederhana dan mudah insya Allah akan mendekatkan kepada bersihnya niat, memudahkan proses pernikahan bisa menjernihkan niat. Sedangkan mempersulit proses pernikahan akan mengkotori niat. “Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor kambing.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Pernikahan haruslah memenuhi kriteria Lillah, Billah, dan Ilallah. Yang dimaksud Lillah, ialah niat nikah itu harus karena Allah. Proses dan caranya harus Billah, sesuai dengan ketentuan dari Allah.. Termasuk didalamnya dalam pemilihan calon, dan proses menuju jenjang pernikahan (bersih dari pacaran / nafsu atau tidak). Terakhir Ilallah, tujuannya dalam rangka menggapai keridhoan Allah.
Sehingga dalam penyelenggaraan nikah tidak bermaksiat pada Allah ; misalnya : adanya pemisahan antara tamu lelaki dan wanita, tidak berlebih-lebihan, tidak makan sambil berdiri (adab makanan dimasyarakat biasanya standing party-ini yang harus di hindari, padahal tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang demikian), Pengantin tidak disandingkan, adab mendo’akan pengantin dengan do’a : Barokallahu laka wa baroka ‘alaikum wa jama’a baynakuma fii khoir.. (Semoga Allah membarakahi kalian dan melimpahkan barakah kepada kalian), tidak bersalaman dengan lawan jenis, Tidak berhias secara berlebihan (”Dan janganlah bertabarruj (berhias) seperti tabarrujnya jahiliyah yang pertama” – Qs. Al Ahzab (33),

Meraih Pernikahan Ruhani
Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. Secara psikologis, seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya. Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah.
Betapa indahnya pertemuan dua insan yang saling mencintai dan merindukan Allah. Pernikahan mereka bukanlah semata-mata pertemuan dua insan yang berlainan jenis, melainkan pertemuan dua ruhani yang sedang meniti perjalanan menuju Allah, kekasih yang mereka cintai. Itulah yang dimaksud dengan pernikahan ruhani. KALO KITA BERKUALITAS DI SISI ALLAH, PASTI YANG AKAN DATANG JUGA SEORANG (JODOH UNTUK KITA) YANG BERKUALITAS? PULA (Al Izzah 18 / Th. 2)


Penutup
“Hai, orang-orang beriman !! Janganlah kamu mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah kepada kamu dan jangan kamu melampaui batas, karena Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas.” (Qs. Al Maidaah (5) : 87).
Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Dan sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Qs. Alam Nasyrah (94) : 5- 6 ).

Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya sayangi dan saya cintai atas nama Allah.. demikanlah proposal ini (secara fitrah) saya tuliskan. Saya sangat berharap Ibunda dan Ayahanda.. memahami keinginan saya. Atas restu dan doa dari Ibunda serta Ayahanda..saya ucapkan “Jazakumullah Khairan katsiira”. “Ya Allah, jadikanlah aku ridho terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan dan jadikan barokah apa-apa yang telah Engkau takdirkan, sehingga tidak ingin aku menyegerakan apa-apa yang engkau tunda dan menunda apa-apa yang Engkau segerakan..



====================================
Dedicated to : My inspiration …. yang tengah singgah dan menghuni “hati” …
Saat langkah antara kita beriiringan dan saling mengerti tujuan cinta yang hakiki, mulailah menapak dengan lurus di bumi-Nya..Lalu, kita coba atur gelombang asa,, saling menjaga hati hingga "saat itu" tiba..
penantian adalah satu ujian,,maka tetapkanlahku slalu dalam harapan..
sabarkanlahku menanti pasangan hati,,tulus kan ku sambut sepenuh jiwa ini..
Robbi kudengar panggilanMu tuk meniti jalan RidhoMu.. Kuharap ada penolong dari hambaMu meneguhkan tapak kakiku di jalan-Mu dan menemani panjangnya jalan dakwah yang harus aku titi.. ” Saat Cinta dan Rindu? tuk gapai Syurga dan Syahid di jalanNya makin membuncah..”


====================================
Maraji / Referensi :
Majalah Ishlah, Edisi Awal Tahun 1995.
Fiqh Islam, H. Sulaiman Rasyid, 1994, Cet. 27, Bandung, Sinar Baru Algesindo.
Fikih Sunnah 6, Sayyid Sabiq, 1980, cet. 15, Bandung, Pt. Al Ma’arif.
Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Muhammad Faudzil Adhim, 1998, Yogyakarta, Mitra Pustaka.
Indahnya Pernikahan Dini, Muhammad Faudzil Adhim, 2002, Cet. 1, Jakarta, Gema Insani Press.
Rintangan Pernikahan dan Pemecahannya, Abdullah Nashih Ulwan, 1997, Cet. 1, Jakarta, Studia Press.
Perkawinan Masalah Orang muda, Orang Tua dan Negara, Abdullah Nashih Ulwan, 1996, Cet. 5, Jakarta, Gema Insani Press.
Kebebasan Wanita, jilid 1, 5, 6, A.H.A. Syuqqah, 1998, Cet.1, Jakarta, Gema Insani Press
Sulitnya Berumah Tangga, Muhammad Utsman Al Khasyt, 1999, Cet. 18, Jakarta, Gema Insani Press.
Majalah Cerdas Pemuda Islam Al Izzah, Wahai Pemuda, Menikahlah, No. 17/Th. 2 31 Mei 2001, Jakarta, YPDS Al Mukhtar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat EPICENTRUM