HeadLine

Monday, 29 April 2013

Rejeki, Jodoh dan Mati urusan Allah


Assalamulaikum..
Sahabat…

Akhirnya setelah 2 bulan Vacum,,aku bisa posting lg..
Kali ini mau bagi-bagi sedikit ilmu agama (bukan berarti aku udah pinter lho)..
tapi kan Rosul memerintahkan kita "sampaikanlah walau hanya satu ayat",,atas dasar itu aku coba berbagi sedikit yang kau pahami ini.

Langsung aja deh..
kita sering kali mendengar kata-kata ini : 

“ Rejeki, Jodoh dan mati adalah urusan Allah”.

Dan semua terserah Allah yg memutuskan hal-hal tersebut, seberapa kuatnya kita berusaha mengubah atau berlari darinya.

Tapi ada yang menurutku menarik.dan kalau boleh sebagai seorang dengan keilmuan dan kecerdasan yang sangat rendah ini ingin berbagi pemikiran sendiri (mudah-mudahan bukan pemikiran sesat)


Pertama Rejeki

Aku sedikit persempit arti rejeki adalah uang, harta atau benda-benda berharga lainnya. Walau sebenarnya dapat diartikan luas.

Betapapun giatnya kita berusaha, jika Allah belum berkehendak memberikan rejeki, maka kita tidak akan mendapat rejeki. Tapi untungnya adalah Allah Maha Pengasih, Maha Pemurah, Maha Baik Hati sehingga jika kita berusaha Allah akan memberikan apa tujuan kita tersebut.

Yang buatku menarik dalam hal rejeki adalah.

“Jika kita di beri rejeki, jarang sekali ada yang mau menolaknya atau protes. Tapi jika tidak diberi maka akan protes, bahkan berburuk sangka kepada Allah dan menganggap Allah tidak adil.”

Kita pun lupa bahwa keputusan di tangan Allah, dan terserah Allah siapa yang mau Dia beri rejeki. Karena sesungguhnya Allah selalu memberi yang terbaik untuk Makhluknya. Contoh awal bulan tgl 1 gaji belum di transfer, bisa jadi kalau seandainya sudah ditransfer dan diambil saat itu juga kita akan dirampok misalnya. (serem yah contohnya?)

Jadi dalam urusan rejeki terserah Allah yang ngatur dan kita harus berbaik sangka (husnu dzon) bahwa Allah Maha pemurah dan Penyayang.

Dalam hal ini menuruku 90:10 mau menerima rejeki

Yang kedua adalah Jodoh

Dalam hal ini aku persempit arti jodoh adalah pasangan hidup. Karena sering kita dengar kalau belum punya suami atau istri di bilang belum dapet jodoh.

Yang menarik dalam hal jodoh ialah:

Jika Allah Memberikan jodoh lebih cepat kepada kita, sebagian akan langsung menerima, sebagian juga tidak menerima/belum mau menerima.

Contoh : seorang wanita bertemu dengan pria ia cintai ingin serius menikahinya. Ada yang bersedia menerima karena berfikir ini jodoh dari Allah, ada juga yang menolak atau menundanya. Entah ingin menikmati masa muda atau kebebasan dulu, ingin melanjutkan pendidikan dulu, ingin berkarir dulu atau ingin mencari-cari yang lebih baik dulu. Padahal bisa jadi pria tersebut adalah jodoh yang terbaik . hal ini juga berlaku sebaliknya pada pria.

Jadi dalam hal ini fifty fifty 50:50 yang mau menerima

Yang ketiga adalah kematian

wuih… serem yah…? 
Walaupun pada saatnya kita akan merasakannya tetap aja serem.

Nah.., karena seremnya ini. Banyak dari kita yang tidak mau menerima akan keputusan Allah ini. Entah kitanya yang mati atau orang yang kita sayangi yang mati. Padahal semua itu adalah keputusan Allah. Dan hanya Allah lah yang berhak mengatur. Dan kita sebagai hambaNya hanya bisa menerima.

Seberapapun kita menghindar dari kematian, dengan berbagai cara.kematian akan menjemput kita juga. Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal ini. Kita hanya memikirkan rejeki dan jodoh tanpa memikirkan kematian dan amal apa yang akan sudah kita perbuat untuk bekal saat kematian itu menjemput. Bahkan kita seringkali merasa bahwa hidup itu selamanya.

Siapa sih orang yang tidak berharap dapat meninggal dalam keadaan Khusnul Khotimah??

contoh yang baru-baru ini kita lihat adalah wafatnya seorang ulama kita, ustad "gaul" yang dicintai banyak umat, "Ustad Jefri al Buchori",,sehebat apa pun beliau dalam mengendarai motor gede-nya kalau Allah sudah berkehendak maka tiada satu manusipun yang bisa menghindarinya,, tapi disisi lain beliau meninggal dalam perjalanan pulang,bukan dari dugem tau perbuatan maksiat, tapi beliau pulang dari membicarakan urusan dakwah di bulan ramadhan nanti, dan meninggal di hari yang baik yaitu hari "jumat", bahkan hingga dimakamkan banyak yang menyertai dan mendoakan beliau.

walau hanya Allah yang tau tapi sebagai manusia kita bisa menilai bahwa UJE meninggal insyaAllah dalam keadaan Khusnul Khotimah,,dan manusia mana yang tak ingin akhir hidupnya seperti beliau..

Maka dalam hal ini 10:90 dari kita mau menerima.

Dan dalam menyikapi 3 hal diatas (Rejeki, Jodoh dan Mati) agama mengajarkan untuk let it flow . biarkan dia datang dengan sendirinya. Maksudnya jika belum waktunya jangan mendahului kehendak Allah.

Dalam hal rejeki, kita jangan mendahului kehendak Allah dengan cara mencuri, korupsi atau lainnya

Dalam hal jodoh jangan kita mendahului kehendak Allah dengan cara berzina bahkan untuk mendekati zina. Juga jangan memancing seseorang untuk berzina seperti mempertontonkan aurat. biarkan indah pada waktunya

Dalam hal kematian juga jangan mendahului kehendak Allah dengan cara bunuh diri.

Sekali lagi aku ingatin, bahwa diriku ini tak luput dari dosa. Dan pada dasarnya ulasan di atas adalah untuk  nasihat diriku sendiri yang masih sering melakukan dosa.

Jika ada yang salah mohon nasihat dan koreksinya. Karena tulisan ini ditulis dengan segala keterbatasan ilmu yang aku punya.

Terima kasih

8 comments:

  1. "jika belum waktunya jangan mendahului kehendak Allah" --> tapi usaha boleh kan sobat.,

    Kunjungan perdana, salam silaturahim ^^

    ReplyDelete
  2. benar.. semua muslim di dunia, pastilah mendambakan husnul khotimah, akhir yang baik ^^

    ReplyDelete
  3. maka, saat orang2 "berisik" bertanya, "kapan nikah??", nggak salah dong kalo saya balas bertanya, "kamu kapan meninggal??" :)

    ReplyDelete
  4. iya juga ya bener juga semuanya adalah takdir

    ReplyDelete
  5. intinya kita hanya berusaha dan alloh yg menetukan kehendak

    ReplyDelete
  6. Jngan jd hamba yg slalu berpngku tangn,mksd saudra baik,tp slh pnemptan ja,bleh dong ngingetin,,,,,,

    ReplyDelete
  7. bener tuh gan,walau bagaimanapun kita harus trus brusaha dengan diiringin do,a...
    semoga dapat bermanfaat ya gan
    salam

    ReplyDelete
  8. Sangat bermanfaat sobat,saling mengingatkan itu penting semoga kita semua di ridhoi Allah SWT, Amin.

    ReplyDelete

Alangkah lebih bijaksana untuk menyambung silaturahim dipersilahkan meninggalkan jejak berupa komentar,,,terimakasih..^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat EPICENTRUM