HeadLine

Friday, 13 August 2010

KATANYA INTELEK,,,TAPI....... (part2)

repost juga dari FB
by Rizki Pradana on Thursday, November 19, 2009 at 9:50am
Alhamdulillah,,saya masih diberi kesempatan oleh Allah untuk kembali berbagi cerita dan pengalaman,, dan melanjutkan cerita-cerita yang belum sempat saya sampaikan (curhat lagi nih ceritanya)..

Topiknya gak jauh-jauh sama cerita yang sebelumnya,,masih berhubungan antara mahasiswa dan rokok.. Untuk pengalaman saya kali ini, saya temui gak jauh-jauh dari tempat saya menimba ilmu,,sebuah fenomena yang saya temui yaitu di sekitar kampus saya (karena saya belum pernah study banding ke kampus lain).. sebelumnya apakah temen-temen pernah melihat teman anda merokok??? (sering bgt ya pastinya,,orang anak SD aja udah jadi ahli hisab <ngisep rokok maksudnya>),, tapi apa yang menarik klo mahasiswa merokok??
Kembali ke lap...top... eh maksudnya kembali ke judul,, siapa sih yang gak tau mahasiswa?? Segolongan orang yang katanya menduduki “strata atas” dalam susunan kehidupan manyarakat,, gak cuma di Indonesa, mungkin di negara lain juga begitu (spesial bgt ga siihh kita)..tapi apakah kita pernah memperhatikan kalau masih banyak teman-teman kita yang punya ilmu pengetahuan tapi belum mengamalkannya dalam kehidupan....

Oke ambil nafas dulu.......

Sekarang kita ambil contoh simple aja deh,,kita sebagai mahasiswa yang “intelek” tentunya udah tau banget, malah udah khatam mungkin masalah bahaya merokok, dari SD-SMP-SMA udah ampe bosen ndenger bahaya dari sebuah batang ini,,tentang bahan-bahan rokok yang isinya: zat-zat sperti Polinum-201(radioaktif), Aceton, nappthalen, arsenic, hingga yang udah familier Nikotin udah melekat di otak.. tapi yang bikin saya heran meski udah tau bahayanya tetep aja masih menekuni provesi sebagai “ahli hisab”. Yang lebih parah terkadang mereka merokok tidak meperhatikan tempat dimana mereka berada,, mau di tempat umum, atau bahkan yg so amazing “di kampus”,,karena saya sering melihat ada beberapa mahasiswa duduk-duduk di bangku yang disediakan kampus (sengaja di buat untuk fasilitas seperti tempat hotspot) justru di gunakan untuk ngbrol sambil ngerokok (ngobrolnya sih gak masalah,tapi ngerokoknya itu lho,,masak mahasiswa yang tau tentang ini-itu, masih ngerokok di kampus, klo orang jawa bilang “ora mathuk blas”..dan klo alasan merokok karena takut dibilang gak gaul,ato di bilang banci,,itu alasan klise yang gak perlu dibahas lagi saya rasa..saya masih inget betul waktu pertama kali diterima di kampus di ajak nyanyi dosen yang kurang lebih begini liriknya “Bebaskanlah kampus kita dari sampah dan Asap rokok”) tapi apa kenyataan yang saya temui,,masih banyak yang ngerokok di sekitar kampus (Astagfirullah)..

Tapi tau gak sih klo sebenernya ngerokok tu bikin kaya???? (bingung kan)..
Jangan bingung dulu,,Oke ayo kita share lagi,,orang ngrokok itu bisa kaya lho,,pertama “Kaya penyakit” mulai dari serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin (udah tertulis di bungkusnya kok), terus “Kaya dosa” karena sekali batang rokok dinyalakan dia telah melakukan beberapa perbuatan dosa,,antara lain menjatuhkan dirinya dalam kebinasaan, Allah berfirman:
“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Baqarah:195)

Disamping itu, Rosul kita tercinta bersabada:
“Barang siapa menghirup racun hingga mati, maka racun itu akan berada di tangannya, lalu dihirupkan (kepadanya) selama-lamanya di neraka jahanam” (HR. Muslim)...nauzubilah amit-amit dah...

Selain diri sendiri juga jelas mengganggu dan merugikan orang lain (perokok pasif) bahkan perokok pasif berpeluang lebih besar mendapat penyakit akibat rokok di bandingkan dengan perokok aktif (untuk cari tau apa bahayanya bisa tanya sama “mbah Google”)..

Nah ini yang paling ironis,,dengan ngerokok kita udah menghianati amanah yang udah diberikan orang tua kita.. bagaimana tidak, kita tiap bulan atau mungkin ada yang tiap minggu mandapat kiriman uang saku dari orang tua kita yang pastinya mereka tidak menyuruh kita untuk membeli rokok kan??,Allah berfirman:
“janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Al-Anfaal:27)

selain itu dengan ngerokok berarti udah melakukan pemborosan, Allah berfirman:
“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (Al-Israa’:26-27)..
Ogah banget dah disama-samain ama syaitan...Nauzubillah.....

Wah klo sekarang kita main itung-itungan ternyata antara manfaat dan mudzaratnya rokok itu jauh lebih banyak mudzaratnya ya.. “okelah klo gitu gue gak ngerokok lagi di kampus” tapi di kosan, di angkot, di terminal ngerokok jalan terus (yah gubrak, itu mah sama saja alias pada bae atau sami mawon)..
Ayo donk kawan,,jangan bersembunyi dari apa yang di terikan hati kecil kalian,,saya yakin hati kecil kalian pasti berontak ketika api itu disulut di ujung mulut kalian,,ayo buktikan bahwa mahasiswa itu bener-bener seorang yang intelek, yang tau tentang ilmu pengetahuan dan yang paling penting mau mengamalkannya dalam kehidupan,,karena klo punya ilmu tanpa amalan itu ibarat pohon tak berbuah..
Apalagi kampus kita terkenal dengan nama besarnya sebagai “Green Kampus”..please jangan kotori nama itu dengan asap rokok,,karena saya merasa sangat miris ketika melihat saudara-saudaraku menyalakan rokok di kampus dan justru di bagi-bagi ke teman-teman yang lain (Astagfirullah),,bahkan seorang teman yang saya anggap oarangnya biasa-biasa aja (gak ada bayanagan klo dia “ahli hisab”) ternyata bareng-bareng ngerokok sama teman-teman yang lain..minimal cintai paru-paru kalian kawan,,kalian itu aset bangsa ini,,masa depan Indonesia ada di tangan kalian,,jangan rusak imej mahasiswa sebagai “intelektual muda” dengan sebuah batang bernikotin..

Semoga curahan hati saya ini dapat diambil hikmah dan bisa dijadikan sebagai bentuk renungan/introspeksi bagi diri saya pribadi dan buat para sehabat-sabatku sekalian,,dan dapat memberikan ghiroh kepada kita untuk berubah kearah yang lebih baik lagi..

Buat saudara-saudaraku sekontrakan,,thank’s so much guys u’re my inspiration,,keep istiqomah ya saudara-saudaraku..ayo kita bikin forum diskusi santai seperti waktu itu (kamis, 12 November ’09),,buat mas Abu: “gugah aku yen subuh angel tangi yo,hehe”..


Curahan hati seorang yang fakir untuk saudara tercinta...
Wallahu a’lam bish-showab


<silahkan di copy aja bagi yang mau copas,,dan jangan lupa sebarkan,,semoga manfaat>

No comments:

Post a Comment

Alangkah lebih bijaksana untuk menyambung silaturahim dipersilahkan meninggalkan jejak berupa komentar,,,terimakasih..^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat EPICENTRUM