HeadLine

Friday, 23 September 2011

Penantianku tuk menjemput bidadari

Penantian adalah satu ujian,
tetapkanlah ku selalu dalam harapan,
karena keimanan tak hanya diucapkan,
adalah ketabahan menghadapi cobaan,

       sabarkanlah ku menanti pasangan hati,
       tulus kan kusambut sepenuh jiwa ini,
       di dalam asa diri menjemput berkahMu,
       tibalah ijinMu atas harapan ini,

Robbi teguhkanlah ku dipenantian ini,
Berikanlah cahaya terangmu selalu,
Robbi hanya padamu ya doaku ini,
Duhai tempat mengadu segala rasa diri.


Pagi ini kudengar kembali syair nan syahdu itu..
syair yang slalu dapat menginspirasi dan memberiku kekuatan,,
tentang arti dari sebuah kesabaran dalam ikhtiarku tuk melengkapi separuh agama..

sering kali aku memberi masukan dan statement pada temen-temenku yang masih merasa bahwa jomblo itu nasib buruk,
bahwa sesungguhnya jodoh itu tlah diatur oleh Sang Pemilik Jiwa bahkan tlah di tetapkan saat kita masih tidur nyeyak dalam rahim ibu..
tp sering kali pula diriku sendiri dihadapkan dengan keraguan dan ketakutan akan jodoh itu sendiri..
ketakutan akan beratnya ikhtiar yang akan dihadapi dalam pencarian itu..
hingga  ketakutan akan kemampuan diriku sendiri..

tapi kala rasa takut itu mendera yang kulakukan hanya mendekat padaNya,,
tuk meyakinkan hati ini bahwa Dia lah pemilik sgalanya..
pemilik jiwa,,pengatur rejeki,,dan penentu jodoh..

sesungguhnya bidadari ku pun tlah dipilihkan olehNya,,hanya saja tak tau siapa dia,dan kapan ku kan berjumpa dengannya..
mungkin saja saat ini memang aku masih belum berjumpa dengannya,,
atau mungkin juga aku tlah berjumpa dengannya hanya saja kami masih belum saling menyadari..

"Yaa Robbi teguhkanlah ku di penantian ini"

menanti seorang bidadari yang tersenyum dengan imannya
menanti seorang bidadari yang melangkah dengan ghirohnya
menanti seorang bidadari yang cerdas dengan awadhu dan kemuliaan akhlaknya

aku tak pernah menuntut tuk mendapat seorang pendamping yang yang telah sempurna..
tapi aku slalu memohon tuk dapat seorang yang baik dan mau untuk terus menjadi lebih baik..

ku biarkan pagi ini tanganku menari diatas huruf-huruf yang kutulis..
tuk makin meyakinkan hati ini bahwa penantian itu pasti akan berujung indah
meski hidup ini bukanlah sinetron indonesia yang tak jelas ujung pangkalnya,,atau film kartun anak-anak yang selalu berakhir indah..
tapi ku percaya bahwa Pemilik Hatiku sangat dekat denganku..

andai saat ini ku bisa,,aku ingin mengintip jauh ke Lauhul mahfudz tuk melihat siapa bidadari yang beruntung dan berkenan mendiami rumah takwaku..
tapi itu hanyalah angan semata,,
meski begitu,,dengan keterbatasan itulah yang mendorong setiap insan tuk lebih keras merusaha dan berdoa tuk dapat apa yang ia harapkan..


Bila yakin tlah tiba, Teguh di dalam jiwa
Kesabaran menjadi bunga
Smentara waktu berlalu, Penantian tak berarti sia-sia
Saat perjalanan adalah pencarian diri

       Laksana Zulaikha jalani hari
       Sabar menanti Yusuf Sang Tambatan Hati
       Di penantian mencari diri bermohonkan ampunan
       Dipertemukan

Segera kan ku jemput engkau bidadari
Bila tiba waktu kutemukan aku,,Ya Ilahi Robbi
Keras ku mencari diri, Sepenuh hati

       Teguhkanlah ku di langkah ini
       Di pencarian hakikat diri
       Dan ijinkan ku jemput bidadari
       Tuk bersama menuju-MU mengisi hari

Kini yakin tlah tiba, Teguh di dalam jiwa
Kesabaran adalah permata
Dan waktu terus berlalu Penantian tak berarti sia-sia
Saat perjalanan adalah pencarian diri

      Laksana Adam dan Hawa
      Turun ke bumi terpisah jarak waktu
      Di penantian mencari diri,bermohonkan ampunan
      Dipertemukan

Bidadari tlah menyentuh hati
Teduhkan nurani
Bidadari tlah menyapa jiwa
Memberikan makna

4 comments:

  1. hanyaaa bisaa tersenyuuumm ,, heu :)

    ReplyDelete
  2. jehhh . .mahasiswa tingkat akhir.

    ReplyDelete
  3. cie yang udah tingkat akhir, pengennya cepet punya "bidadari"
    :3

    ReplyDelete
  4. @azka: senyum jg deh...:)

    @ichal: mta Syndrome,hehehe...;p

    @imad: suatu saat kau akan merasakannya juga nak..:)

    ReplyDelete

Alangkah lebih bijaksana untuk menyambung silaturahim dipersilahkan meninggalkan jejak berupa komentar,,,terimakasih..^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat EPICENTRUM