Setelah puas aku menikmati pemandangan sunrise yang menawan di Puncak Pananjakan, kini saatnya aku memulai pendakian Gunung Bromo. Gunung Bromo sendiri termasuk dalam jajaran Pegunungan Tengger, yang memiliki bentang alam berupa pegunungan. Terdiri dari gunung Semeru, gunung Batok, gunung Widodaren, gunung Kursi, dan gunung Bromo, yang memberikan keindahan alam yang sangat menarik.
| gugusan pegunungan Tengger |
Pegunungan Tengger merupakan salah satu gunung purba yang ada di Indonesia. Awalnya memiliki tinggi sekitar 4000 mdpl, Gunung Tengger mengalami letusan dahsyat yang kemudian membentuk lima kloni gunung, salah satunya gunung Bromo. Gunung Bromo terletak di kaldera pasir gunung Tengger purba, yang oleh masyarakat sekitar disebut “segoro wedi”. Gunung Bromo merupakan satu dari dua kawah gunung api yang terletak di pegunungan Tengger.
Gunung Bromo memiliki ketinggian sekitar 2.392 meter di atas permukaan laut. Jangan bayangkan mendaki gunung ini seperti medaki gunung layaknya perjalananku ke Semeru yang lalu. Untuk jalur pendakian ke Gunung Bromo ini sudah disediakan anak tangga untuk mempermudah pengunjung menuju puncak Gunung Bromo ini. Jumlah anak tangga yang harus kita daki untuk menuju puncak sekitar 250 buah anak tangga, entahlah aku pun tidak tahu berapa pastinya karena jelas tidak ada waktu menghitungnya. jadi yang mau merasakan sensasi naik gunung tanpa harus bersusah-susah, Bromo lah tempatnya.
.jpg)

