Showing posts with label Fotografi. Show all posts
Showing posts with label Fotografi. Show all posts

Monday, 7 October 2013

Bromo: Beautiful Sunrise at Pananjakan


Setelah kakiku sesaat melayang diatas atap pulau jawa "Mahameru", aku pun melanjutkan langkah untuk menikmati kepingan surga yang lain di bumi pertiwi ini. masih dalam satu kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, ada satu tempat yang saangaat eksotis dan tak kalah indah dengan puncak para dewa. 

Bromo, begitulah meraka menyebut tempat yang indah ini. Sebuah gugusan gunung api aktif yang berada ditengah lembah, mebuatnya begitu menawan dengan landscape nya yang tentu saja membius siapa saja yang melihatnya. Dan kali ini aku akan berceloteh tentang indahnya Bromo dan kecantikan ciptaan Allah ini.

Mimpiku masih terus berlanjut untuk menikmati surga khatulistiwa. Setelah atap pulau jawa, kini aku ingin melihat suatu keindahan dari tempat yang banyak orang bilang adalah tempat terindah untuk melihat sang surya muncul dari peraduannya, dan tempat eksotis itu adalah Bromo.

Menikmati matahari terbit atau sunrise memang menjadi salah satu "menu" wajib jika kita menjelajahi kawasan Bromo. Tidak dapat dipungkiri lagi banyak pengunjung yang rela bangun pagi-pagi buta bahkan ada yang tidak tidur untuk dapat menikmati keindahan sunrise di Bromo ini. Memang sih satu hal yang cukup kontras di mana di kawasan perkotaan sekitar dini hari adalah jam-jam yang nyenyak untuk beristirahat, sedangkan di kawasan ini waktu dini hari adalah saat di mana dimulainya sebuah aktivitas untuk memulai hari.

Sunday, 16 June 2013

Tips Memotret Sunrise Di Gunung

Tips Memotret Sunrise Di Gunung adalah bagian dari aktifitas di alam terbuka yang memang menawarkan banyak kesempatan untuk menikmati indahnya alam. Dalam pendakian gunung, sebuah moment yang banyak di buru adalah mengejar sunriseatau Matahari terbit di puncaknya. Horizon yang luas membentang, awan terlihat bergulung di bawah kita, langit dipenuhi dengan semburat warna oranye merupakan moment istimewa yang sangat menarik untuk kita abadikan.

www.belantaraindonesia.org

Tetapi seringkali kita kecewa ketika melihat hasil foto kita tidak seindah apa yang dilihat mata. Datar dan terkadang membosankan. Memang kamera mempunyai kelemahan dibanding sensor mata kita yang selalu berusaha menyesuaikan dengan kondisi cahaya yang ada. Untuk itu kita perlu mempelajari beberapa dasar fotografidan pengenalan alat untuk bisa memperoleh hasil yang cukup baik.

Belum lagi ketika kita sudah bersusah payah mencoba mencari lokasi untuk mengabadikan Matahari terbit ternyata sampai di sana Matahari munculnya tidak sesuai dengan yang kita pikirkan. Berikut tipsnya.

Bangun Lebih Pagi
Semakin pagi kita bangun semakin besar kesempatan mendapatkan moment yang bagus. Kita bisa mendatangi lokasi lebih awal untuk mencari sudut yang tepat. Selain itu 30 – 40 menit sebelum Matahari terbit seringkali merupakan moment yang sangat indah.  

Sunday, 5 May 2013

Bagian-Bagian Kamera DSLR (Bagian 3)

Sensor Gambar Digital (Digital Image Sensor)

Ketika cahaya yang dipantulkan dari objek melewati lensa dan Aperture, gambar dari objek tersebut akan ditangkap oleh sensor gambar digital. Sensor tersebut merupakan suatu chip di dalam kamera yang terdiri dari jutaan elemen individu yang mempunyai kemampuan untuk menangkap cahaya.

Tipe Umum Sensor Gambar Digital

1. CCD (Charge-Couple Device)
Sensor CCD awalnya dikembangkan untuk kamera video. Sensor CCD merekam gambar pixel demi pixel dan baris demi baris. Informasi tegangan dari setiap elemen dalam baris diteruskan sebelum turun ke baris berikutnya, hanya satu baris yang aktif pada suatu waktu. CCD tidak mengubah informasi tegangan menjadi data digital dengan sendirinya, perlu tambahan sirkuit di kamera untuk mendigitalkan informasi tegangan sebelum mentransfer data ke perangkat penyimpanan.
Sensor CCD

Friday, 3 May 2013

Bagian-Bagian Kamera DSLR (Bagian 2)

Diafragma (Aperture) atau Bukaan Lensa
Aperture adalah bukaan pada lensa untuk mengatur volume cahaya yang masuk menuju sensor gambar digital. Eksposure dari sebuah gambar ditentukan oleh kombinasi kecepatan rana (Shutter Speed) dan bukaan Aperture. Bukaan Aperture yang besar akan memberikan cahaya lebih banyak melewati lensa. Aperture diukur dalam f-stop dan setiap stop melambangkan jumlah cahaya yang diterima. Aperture jika dikombinasikan dengan Focal Length akan menentukan ketajaman dari gambar yang dihasilkan (Depth of Field).
Diafragma (Aperture) sebuah lensa

Thursday, 2 May 2013

Bagian-Bagian Kamera DSLR (Bagian 1)

Komponen dasar yang terdapat pada kamera DSLR (sebagian terdapat juga pada kamera Rangefinder), yaitu:
- Lensa
- Diafragma (Aperture)
- Rana (Shutter)
- Sensor gambar digital (Digital Image Sensor)
- Memory Card
- Layar LCD
- Flash eksternal
- Jendela bidik (viewfinder)

Lensa
Sebuah lensa merupakan serangkaian elemen canggih yang biasanya terbuat dari kaca. Lensa dibentuk untuk membiaskan dan memfokuskan pantulan cahaya dari objek pada titik-titik tertentu. Sebelum membentuk gambar, interaksi pertama dengan pantulan cahaya yang datang dari objek adalah melalui sebuah lensa kamera.

Wednesday, 1 May 2013

Cara Kamera Digital Menangkap Objek

Kamera adalah alat paling populer dalam aktivitas fotografi. Nama ini didapat dari camera obscura, bahasa Latin untuk "ruang gelap", mekanisme awal untuk memproyeksikan tampilan di mana suatu ruangan berfungsi seperti cara kerja kamera fotografis yang modern, kecuali tidak ada cara pada waktu itu untuk mencatat tampilan gambarnya selain secara manual mengikuti jejaknya. Dalam dunia fotografi, kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film atau sensor gambar digital.Ada beberapa alasan mengapa orang-orang mengambil foto suatu objek diantaranya untuk keperluan jurnalistik, untuk keperluan ilmiah, periklanan, sekedar hobi, keperluan artistik, dll. Apapun alasan Anda untuk mengambil foto suatu objek, pemahaman tentang cara kamera bekerja dapat meningkatkan skill dan kualitas foto yang Anda ambil. 
Tipe Kamera Digital
Dalam bentuk yang paling dasar, sebuah kamera digital adalah sebuah perangkat fotografi yang terdiri dari kotak kedap cahaya dengan lensa di salah satu ujung dan sebuah sensor gambar digital.Kemajuan dalam fotografi digital yang cepat saat ini menyediakan fitur-fitur yang lebih canggih dan dapat menjadi pilihan sebagai tantangan untuk menguasai dunia fotografi digital.
Berdasarkan cara menangkap objek foto kamera digital dibagi menjadi digital single-lens reflex (DSLR) dan kamera digital rangefinder.

Friday, 5 April 2013

Pembagian kamera berdasarkan teknologi viewfinder

Viewfinder (jendela bidik) memainkan peranan penting dalam penyusunan komposisi fotografi. Fotografer ahli biasanya akan lebih memilih viewfinder dengan kualitas baik dan mampu memberikan gambaran tepat seperti apa yang akan tercetak.


Kamera saku
Jenis yang paling populer digunakan masyarakat umum. Lensa utama tak bisa diganti,umumnya otomatis atau memerlukan sedikit penyetelan. Cahaya yang melewati lensa langsung membakar medium. Kelemahan film ini adalah gambar yang ditangkap oleh mata akan berbeda dengan yang akan dihasilkan film, karena ada perbedaan sudut pandang jendela bidik (viewfinder) dengan lensa.

Thursday, 4 April 2013

Jenis jenis kamera

Berikut Jenis jenis kamera

1. Kamera 35mm



35mm adalah format film kecil dengan ukuran bagian sensitif cahaya 24x36mm untuk setiap pengambilan, walaupun beberapa kameramemiliki kemampuan untuk membaginya dua untuk keperluan efisiensi.

35mm biasanya dikemas dalam selongsong tabung kecil, umumnya untuk 24 dan 36 kali pengambilan gambar. Kualitasnya tidak setara dengan film format menengah (medium format) dan format lebar (large format), tetapi sangat praktis.

Wednesday, 3 April 2013

Kamera Obscura, Cikal Bakal Kamera (Sejarah Kamera)



Kamera Obscura atau dikenal juga sebagai prinsip kamera pertama kali ditemukan oleh Ibn al-Haytham. Ilmuwan kelahiran Basra, Irak dalam bukunya menyebut, Book of Optics,pemakaian lubang jarum dan lensa dalam di dinding ruangan gelap untuk memproyeksikan apa yang ada di luar ke dalam ruangan dengan gambar terbalik.Obscura sendiri dalam bahasa latin berarti ruangan gelap. Meski prinsip kamera sudah ditemukan pada waktu itu tetapi hasilnya belum bisa dicetak seperti pada saat ini. 

Pada tahun 1660, seorang ilmuwan Inggris, Robert Boyle dibantu oleh Robert Hooke berhasil menciptakan kamera obscura jinjing lebih kecil dari kamera Obscura ciptaan Al-Haytham yang berukuran besar.


Pada tahun 1685, Johann Zahn menyempurnakan kamera obscura menjadi lebih kecil dan mudah dibawa. Selain itu juga memanfaatkan cermin dan lensa untuk menfokuskan gambar.


Perkembangan kamera semakin berarti setelah Joseph Nicephore Niepce pada tahun 1814 mencoba mencetak pada sebuah lempengan pewter (logam lunak campuran) dengan bitumen (semacam aspal). Saat terkena cahaya bitumen akan mengeras. Bagian yang tidak mengeras kemudian dilarutkan. Bagian inilah yang menjadi cikal bakal foto. 

Tuesday, 2 April 2013

Perkembangan Dunia Fotografi


Dunia fotografi, makin hari makin enak untuk disimak. Beberapa orang banyak yang mulai menjamah dunia fotografi. Dan, yang paling menarik lagi, tak hanya profresional saja yang menggeluti dunia fotografi. Beberapa remaja pun ambil bagian dalam dunia fotografi. Buktinya, banyak remaja yang mulai menenteng kamera dan jepret-jeprat sana sini, kemudian upload via facebook.
Menurut sejarah, fotografi sudah muncul jauh-jauh sebelum masehi. Dalam buku The History of Photography karya Alma Davenport, terbitan University of New Mexico Press tahun 1991, disebutkan bahwa pada abad ke-5 Sebelum Masehi (SM). Dijelaskan jika seorang pria yang bernama Mo Ti menemukan sebuah  fenomena ketika dinding ruangan yang gelap terdapat pinhole atau semacam lubang kecil. Dari lubang kecil tersebut akan tereflesikan pemandangan luar secara terbalik. Fenomena ini dikenal dengan fenomena camera obsura yang menjadi kamera yang pertama kali dipakai untuk menggambar dan memotret.

Monday, 1 April 2013

Apa sih FOTOGRAFI itu?

Definisi Fotografi

Fotografi (dari bahasa Inggrisphotography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafos" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.

Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. 
Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan membakar medium penangkap cahaya dan menghasilkan cahaya yang identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya yang disebut lensa).


Wednesday, 27 June 2012

Pradana Art Photoblog

Setelah aku ikut seminar blog di acara IPB Blogging Day bebrapa waktu yang lalu, dan mendengar penjabaran panjang lebar dari bang Feri Latief tentang Citizen Journalism dan Photoblog jadi terinspirasi untuk bikin Photoblog,,karena salah satu cita-cita dan impianku adalah jadi Fotografer di National Geographic.. kata bang Feri juga kita gak boleh takut dan malu untuk men-share hasil karya kita karena dengan kita menshare di jejaring sosial maka orang-orang akan melihat bahwa kita memiliki kemampuan dan bakat dalm hal tersebut..

Buat sobat EPICENTRUM yang mau lihat-lihat, atau sekedar ngintip Blog Fotografi atau Galery foto aku, silahkan klik Screenshot di bawah ini, dan jangan lupa kripik-kripiknya yang pedes, juga komeng-komengnya yang membangun ya...selamat menikamati...^_^



Thursday, 14 June 2012

Galeri Foto: Karnaval HUT Kota Bogor (part 2)

TEMA: BLACK and WHITE

"Hulubalang"
Judul : Hulubalang
Lokasi : Balai Kota Bogor
Spesifikasi : Kamera Canon EOS 1000D
Focal lenght 200mm ISO : 100 speed : 1/500 f/5,6
Deskripsi:
Adalah seorang yang tangguh kepercayaan raja jaman dahulu kala,mengemban tugas-tugas kerajaan dengan menunggangi kuda yang gagah perkasa.

Wednesday, 13 June 2012

Galeri Foto: Karnaval HUT Kota Bogor (part 1)

TEMA: KARNAVAL

"Drum Band ikut Karnaval"
Judul : Drum Band Ikut Karnaval
Lokasi : Balai Kota Bogor
Spesifikasi : Kamera Canon EOS 1000D
Focal lenght 200mm ISO : 100 speed : 1/100 f/5,6

Deskripsi:
inilah salah satu peserta karnaval dari perayaan HUT kota Bogor yang k-530 lengkap dengan atribut drum band siap untuk berkeliling Kebun raya Bogor

Monday, 4 June 2012

Fotografi High Dinamic Range (HDR)

Assalamulaikum..

wah dah lama gak posting lagi nih,,udah 4 hari blognya dianggurin,hehe..
apa kabar nih temen-temen semua,,pasti gak sabar nunggu postingan dari aku,hehe (jiaah PeDe banget)

kali ini mau sharing-sharing lagi tentang dunia jepret-menjepret alisa fotografi..
nah yang mau aku bicarakan kali ini adalah tentang Fotografi High Dinamic Range (HDR)..

Fotografi High Dinamic Range (HDR)..makna harfiahnya adalah Rentang Tinggi Dinamis (apa pula itu??)..yuk lanjut baca..

Fotografi HDR atau High Dynamic Range (Rentang Dinamis Tinggi atau kadang-kadang disebut juga dengan HDRI - High Dynamic Range Imaging) adalah teknik untuk merepresentasikan tingkat kecerahan yang lebih luas dari yang biasanya mampu ditampung pada hasil pemotretan normal. Fotografi HDR mampu menghasilkan foto yang tampak lebih natural seperti yang dilihat oleh mata (walaupun juga tidak menutup kemungkinan untuk memberikan hasil yang lebih artistik atau bahkan berbeda jauh dari tampilan natural yang sesungguhnya).

Wednesday, 30 May 2012

Pengalaman Jadi Asisten dalam Pelatihan Fotografi

Assalamaualaikum..

jumpa lagi sama aku dalam saluran yang sama,,apalagi kalau bukan di EPICENTRUM..
apa kabar kawan semua,semoga sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT..Amiiin..

kali ini mau cerita2 pengalaman aku waktu jadi asisten dosen untuk memberikan materi pelatihan fotografi di Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian yang berlokasi di Rawa Banteng..

Awalnya sih aku ragu untuk jadi asisten dalam memberikan materi fotografi,,apa aku bisa jadi asisten yang berbakti bagi nusa bangsa (lhoh apa hubungannya coba,hehe),,takut nanti ada pertanyaan yang aneh2 dan aku gak bisa jawab,,bisa mati gantung di pohon kangkung nih..

Superbike (Surat Perinatah Bikin Keki)
tapi mau bagaimana lagi,, karena surat perintah udah di tangan, mau gak mau aku harus belajar lagi materi2 fotografi yang pernah aku dapat selama les privat sama dosen aku Bp. Kikin H. Mutaqin Phd,,dan dalam waktu 1minggu ilmu-ilmu hitam fotografi pun terkumpul kembali setelah lama menguap entah kemana,hehe..

Hari Rabu 9 Mei 2012 setelah sholat zuhur aku dan dosenku yang akan mengisi materi pun berangkat dari kampus IPB bogor menuju BUT di Rawa banteng,,dengan sedikit perjuangan karena kami hampir kehabisan bensin ditengah jalan akhirnya kami pun tiba di Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian sekitar pukul 15.00.

Wednesday, 23 May 2012

Sudut Pandang (angle) Fotografi

Assalmualaikum..
 
salam Jepret..
 
apa kabar nih kawan EPICENTRUM,,semoga baik selalu ya..:)
nah aku mau share lagi tentang ilmu ke-Fotografi-an nih,,setelah postingan sebelumnya membahas tentang komposisi, kita sambung sekarang dengan sudut pendang dalam Eksekusi dalam pengambilan gamabar (Angle of Photography)

Angle atau dalam istilah lain disebut sebagai posisi/sudut bidik mempunyai peranan penting dalam photography, karena dengan mengetahui berbagai angel dalam photography maka konsep yang ingin kita capai,atau pesan yang ingin kita sampaikan dalam menghasilkan sebuah karya photo akan lebih mudah.
 
"pemilihan angle yang tepat akan memperkuat kesan
atau daya tarik dari foto kita"
 
Oke sekarang marilah sama-sama kita pelajari apa aja sih angel dalam photography itu, dari yang umum dilakukan oleh para photographer. Tidak terkecuali photographer pemula ataupun photographer yang sudah kelas dunia.

Saturday, 19 May 2012

Komposisi dalam Fotografi

Assalamualaukum ya sohibbul Epicentrum..
apa kabar teman-teman semuanya??,,semaoga selalu dalam keadaan baik..

udah lama nih aku gak share masalah Fotografi..
nah pada kesempatan kali ini aku mau berbagi tentang hal yang cukup penting dalam fotografi,yaitu hal yang harus diperhatikan ketika kita hendak melakukan "Eksekusi" atau pengambilan gambar..

apakah itu??
yak,,Mengatur Komposisi

Komposisi dalam Fotografi
Untuk menghasilkan karya yang menarik di butuhkan komposisi dalam pengambilan gambar. Komposisi adalah cara mengatur atau menyusun beberapa unsur objek menjadi satu kesatuan yang menarik sehingga objek menjadi pusat perhatian Poi ( Point Of Interest ). Unsur–unsur tersebut bisa berupa garis, bentuk, ruang, bayangan, warna tekstur dan sebagainya. Komposisi yang baik bisa membangun “mood” suatu foto.

Prinsip efektif foto adalah, dengan memfokus apa yang ingin disampaikan. Objek utama harus ditonjolkan dan pisahkan objek yang tidak penting atau mengganggu. Pilihlah Latar belakang (background) yang sederhana. Bila latar belakan dirasa akan mengganggu objek bisa menggunakan cara pengaburan latar belakang. Usahakan objek menghadap cahaya. Sertakan latar depan (foreground) agar memiliki kesan kedalaman gambar. 

Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact- sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untuk berekspresi dalam foto anda. Dengan demikian anda perlu menata sedemikian rupa agar tujuan anda tercapai, apakah itu untuk menyampaikan kesan statis dan diam atau sesuatumengejutkan, beda, eksentrik.

Dalam komposisi klasik selalu ada satu titik perhatian yang pertama menarik perhatian (Poi). Hal ini terjadi karena penataan posisi, subordinasi, kontras cahaya atau intensitas subjek dibandingkan sekitarnya atau pengaturan sedemikian rupa yang membentuk arah yang membawa perhatian pengamat pada satu titik.Secara keseluruhan, komposisi klasik yang baik memiliki proporsi yang menyenangkan. Ada keseimbangan antara gelap dan terang, antara bentuk padat dan ruang terbuka atau warna-warna cerah dengan warna-warna redup.

Pada kesempatan-kesempatan tertentu, bila dibutuhkan mungkin anda akan membutuhkan komposisi anda seluruhnya simetris. Seringkali gambar yang anda buat lebih dinamis dan secara visual lebih menarik bila anda menempatkan subjek ditengah. Anda harus menghindari sebuah garis pembagi biarpun itu vertikal.

Monday, 30 April 2012

Teknik Fotografi Model

Fotografi Model

assalamulaikum para pembaca EPICENTRUM..
dah lama nih aku gak sharing masalah Fotografi,,terakhir kalu gak salah bahas Fotografi Makro ya..
nah sekarang aku iseng-iseng nyobain jadi fotografer model,,tapi sebelum ke pembahasan kita kenalan dulu sama yang namanya fotografi model..

dari namanya aja udah jelas "Fotografi Model",,pasti objek atau yang menjadi point of view nya adalah seorang model yang dalam hal ini tentu saja adalah "manusia" yang memeragakan sesuatau (itu pengertian menurut aku sendiri lho,hehe)

Nah sebenarnya memotret model (modeling photography), teknik dasarnya hampir sama dengan memotret obyek lainnya, hanya memiliki perbedaan khusus. Perbedaannya tentu saja seperti yang udah aku tulis tadi, adalah pada obyek yang kita foto, yaitu ‘manusia’ baik itu lelaki ataupun wanita, kecil dewasa maupun tua. Banyak sekali unsur yang mempengaruhi hasil kita ketika memotret manusia.

oleh karena itu, berikut beberapa hal yang perlu kita perhatikan saat memotret model atau manusia, yaitu antara lain: Kondisi si Model, Kostum & Make Up, Lokasi, Lighting, Angle & Komposisi, dan Komunikasi.

Sebelum bicara banyak soal si model, ada beberapa faktor utama yang menjadi penilaian utama dalam memotret manusia, antara lain: pose model, ekspresi, lokasi, komposisi, angle, costum, wardrop, makeup, background yang mendukung, dan lighting yang tepat!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sahabat EPICENTRUM